Pelitaonline.co, SURABAYA – 20 Juli 2026
Semangat sportivitas dan kreativitas tanpa batas terpancar nyata dalam Gelar Karya Line Dance yang diselenggarakan guna memperingati 17th Anniversary of Senioret Global The Universal Line Dance (SG d’ULD) Jawa Timur. Acara bergengsi ini dihelat dengan megah di Graha Mahameru Ballroom, Jl. Raya Jemursari No. 73, Surabaya, pada Sabtu (18/07/2026).
Tahun ini, peringatan hari jadi Senioret Global d’ULD Jawa Timur ke 17th mengusung tema yang sarat makna: “Berkarya Tanpa Batas, Merangkul Perbedaan Merayakan 17th Kebersamaan”. Tema ini menjadi pelecut semangat bagi para peserta untuk menampilkan performa terbaik mereka di atas panggung.

Dominasi Squad Jember di Panggung Regional
Kabupaten Jember tidak ingin ketinggalan dalam ambil bagian untuk mensukseskan helatan akbar ini. Menjadi salah satu perwakilan yang paling diantisipasi, Jember mengirimkan squad terbaiknya di bawah bendera SG d’ULD Jember.
Pilihan performa dari Jember kali ini terbilang istimewa karena membawakan karya koreografi orisinal (koreo pribadi) yang diciptakan oleh koreografer muda berbakat, Alisya Farah Putri Astaman. Kombinasi gerakan yang dinamis, harmonis, dan penuh penjiwaan berhasil memukau para juri serta penonton yang memadati ballroom.
Persaingan dalam ajang gathering ini terbilang sangat ketat. Sebanyak 70 peserta dari 16 Kabupaten/Kota se-Jawa Timur turun bertanding demi memperebutkan total 15 trophy penghargaan yang disediakan oleh panitia.
Namun, ketatnya kompetisi justru menjadi panggung pembuktian bagi perwakilan Jember. Dari 15 trophy yang diperebutkan, squad SG d’ULD Jember berhasil menyapu bersih hampir separuh penghargaan dengan membawa pulang 7 buah trophy penghargaan.
Kedisiplinan dan Chemistry Kuat Adalah Kunci Sukses
Alisya Farah Putri Astaman, selaku koreografer muda yang meramu langsung gerakan squad Jember, menyampaikan rasa bangga dan harunya atas pencapaian luar biasa ini.
Saat ditemui usai penyerahan penghargaan, Alisya menyampaikan bahwa keberhasilan squad SG d’ULD Jember meraih 7 trophy penghargaan adalah buah dari kedisiplinan tinggi, kerja keras tanpa lelah selama masa persiapan, serta chemistry yang sangat kuat di antara seluruh anggota squad.
“Koreografi yang saya ciptakan tidak akan bisa tersampaikan dengan indah tanpa adanya komitmen bersama untuk saling melengkapi di atas panggung. Kami juga sangat menghayati tema anniversary tahun ini, di mana perbedaan latar belakang di dalam tim justru kami rangkul menjadi sebuah kesatuan karya yang tanpa batas. Dukungan penuh dari keluarga besar SG d’ULD Jember serta doa masyarakat Jember menjadi energi tambahan bagi kami untuk tampil lepas dan maksimal.” ungkap Alisya Farah.
Keberhasilan luar biasa di ajang 17th Anniversary of Senioret Global The Universal Line Dance Jawa Timur ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi perkembangan olahraga seni line dance di Kabupaten Jember, sekaligus melahirkan talenta-talenta muda baru yang siap berprestasi di tingkat yang lebih tinggi, pungkas Alisya.
Jurnalis : Lukman Hakim








