Jenazah TKW Asal Jember Tertukar dengan Jenazah TKW Lain?

Ricky R

January 24, 2021

2
Min Read

Foto; Istimewa

Jember, pelitaonline.co-Suliyati (41) Seorang TKW asal Jember Dusun Kapuran Desa Grenden Kecamatan Puger menghembuskan nafas terakhirnya di tempat kerjanya Malaysia. Sialnya, saat proses pemulangan ke kampung halaman, jenazah Suliyati ditemukan tertukar dengan jenazah TKW lain.

Diduga tertukarnya jenazah Suliyati, adalah kekeliruan dari pihak kargo sebagai pihak pengirim.

“Awalnya, kejadian itu diketahui oleh keluarganya pada saat pihak kargo malaysia mengirim data dan foto jenasah kepada pihak keluarganya, saat proses pemulangan dari malaysia.” Terang Kepala Dusun setempat Deni Agus Setiawan yang ikut mendampingi keluarga saat penjemputan jenasah di bandara, Sabtu (23/01/2021).

“Setelah dilihat dan diaamati secara gamblang ternyata foto dan identitas tersebut bukan Suliyati, namun yang tertera di data itu adalah Suryanti” tambah Deni.

Baca Juga :  Perekrutan Non-ASN dan Non-PPPK di Pemkab Jember Diduga Melawan PP

Melihat kejadian itu, saat itu juga pihak keluarga didampingi oleh tim dari Pemdes Grenden melakukan koordinasi dengan pihak juanda dan pihak pengirim jenasah tersebut. Namun upaya itu tidak sampai, hingga pada akhirnya jenasah tersebut tiba di Bandara Surabaya.

“Kami menyampaikan apa adanya, artinya mana mungkin kami bisa menerima jenazah ini sedangkan bukan ini yang seharusnya kami terima,” kata Deni

Dibantu Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) wilayah Surabaya dan bekerja sama dengan pihak-pihak lain seperti Imigrasi, akhirnya diketemukan alamat identitas jenazah atas Suryanti tersebut, awalnya berdasarkan alamat paspor warga bekasi dan akhirnya mendapati informasi lagi bahwa jenazah itu ternyata yang benar warga Sragen.

Baca Juga :  Barokah Doa Kyai, Pria Asal Kelurahan Antirogo Berhasil Jadi DPRD

“Malam ini jenazah yang keliru masih di proses untuk dikirim ke Sragen, sedangkan jenazah Suliyati warga desa Grenden saat ini berada di rumah sakit di Malaysia, kini masih dalam proses pemulangan ke kampung halaman,” pungkasnya. (Rir/Ris)

Bantu Ikuti Saluran : WhatsApp Kami

Dan Bantu Ikuti : Google News Kami

Related Post

 

×