Desa Tanggap Covid, Rowotamtu Sosialisasikan Prokes

Ricky R

April 10, 2021

2
Min Read
Pemdes Rowotamtu bersama Bhabinkamtibmas gelar sosialisasi Prokes. (Foto: Pemdes Rowotamtu untuk Pelitaonline.co)

JEMBER, Pelitaonline.co – Pemerintah Desa (Pemdes) Rowotamtu Kecamatan Rambipuji sosialisasi penting menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes). agar supaya masyarakat aman dari Covid-19 dan PPKM berjalan mulus.

Terlihat perangkat desa setempat melakukan sosialisasi menggunakan mobil Pik Up dan pelantang suara, bersama Babinkamtibmas serta Babinsa pada Sabtu (10/4/2021) pagi sekitar 8.30.

Menurut Jaenuri Sekretaris Desa (Sekdes) Desa Rowotamtu, kegiatan ini bertujuan untuk melaksanakan kebijakan pemerintah tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berskala Mikro (PPKM).

” Sosialisasi kita lakukan di lima dusun yang ada di Desa Rowotamtu yakni, dusun Curahmluwo, Krajan, Paseban, Gragasan dan dusun Karanganyar.” ujarnya usai sosialisasi di Kantonya.

Baca Juga :  Ketua Panitia Pilkades Ampel dan Kesilir, Akui Tak Tahu Soal Biaya Pilkades

Menurutnya, pelaksanan PPKM bukanlah hal mudah untuk dilaksanakan langsung kepada masyarakat, justru jika itu dipaksakan bisa menimbulkan konflik.

“Tidak bisa langsung di perintah begitu saja, bahaya, harus di sosialisasikan dahulu, setelahnya baru diterapkan.” ucapnya.

Melalui hal itulah, kata Jaenuri, pemerintah akan bisa menerapkan PPKM dengan baik dan aman. Sebab, pada dasarnya masyarakat itu butuh komunikasi.

“Mengapa masyarakat banyak yang bandel Prokes, karena pemerintah setempat kurang komunikasinya.” katanya.

Selesai dilakukan sosialisi, lanjut  Jaenuri diharapkan masyarakat tidak kaget, ketika PPKM diterapkan hingga ke tingkat bawah.

“Karena PPKM, ini akan dilakukan hingga, tingkat RT (Rukun Tetangga) jika masyarakat tidak dikasih tahu mereka akan ngamuk, makanya kita sosialisasikan,” tuturnya.

Baca Juga :  Bupati Hendy dan BKSDA Jember Lepasliarkan Hewan di Lindungi ke Nusabarong

Melalui PPKM sambungnya, diharapkan warga desa bisa aman dari virus asal Wuhan Cina ini. Sehingga, masyarakat dapat beraktifitas normal kembali.

“Tidak ada klaster baru desa dan kita semua bebas bepergian, tanpa dibatasi pandemi.” tandasnya (Awi/Yud)

Bantu Ikuti Saluran : WhatsApp Kami

Dan Bantu Ikuti : Google News Kami

Related Post

 

×