Jawa Timur Jadi Pelopor, 1.247 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Telah Berdiri

Cak Ulil

May 1, 2025

2
Min Read
Koperasi merah Putih Jatim
Wamenkop: Jawa Timur pimpin pembentukan 1.247 Koperasi Merah Putih.

BERITA – Surabaya, Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono mengumumkan bahwa Jawa Timur menjadi provinsi terdepan dalam pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih. Hingga Rabu (30/4/2025), tercatat sudah 1.247 unit koperasi, terdiri dari 1.166 Kopdes dan 81 Kopkel Merah Putih, berhasil didirikan di provinsi ini.

Pernyataan ini disampaikan Wamenkop Ferry di Surabaya usai menghadiri acara “Peluncuran dan Percepatan Musyawarah Desa/Kelurahan Khusus Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih”.

Menurut Ferry, pembentukan koperasi ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih. Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama pemangku kepentingan terkait gencar melakukan sosialisasi nasional untuk mengejar target sebelum peringatan Hari Koperasi pada Juli 2025.

Baca Juga :  Sekda Mirfano Ajukan Persiapan Masa Pensiun, Jelang Pengesahan P-APBD Jember 2021

“Keberadaan Kopdes/Kel Merah Putih ini akan menjadi instrumen penting untuk mengentaskan kemiskinan di desa, memperpendek mata rantai distribusi, serta menghindarkan masyarakat dari pinjaman online, rentenir, dan tengkulak,” tegas Wamenkop Ferry.

Untuk memfasilitasi pembentukan ini, Kemenkop telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 1 Tahun 2025 sebagai panduan bagi kepala daerah. Selain itu, Kemenkop juga mencari solusi pembiayaan akta koperasi melalui kerja sama dengan notaris dan sedang menyiapkan model bisnis serta modul pelatihan untuk operasional koperasi tersebut.

Wamenkop, yang didampingi Sekretaris Kemenkop Ahmad Zabadi, menambahkan bahwa program ini sejalan dengan arahan Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk pemerataan pembangunan hingga ke pedesaan. “Sesuai arahan Pak Prabowo, beliau ingin pembangunan merata di wilayah pedesaan, harapannya ada pertumbuhan ekonomi di desa yang secara agregat akan memacu pertumbuhan ekonomi nasional ke level 8 persen,” ujarnya.

Baca Juga :  Minimnya Pemuda menjadi buruh Tandur, Ancam Ketahanan Pangan Nasional

Ferry Juliantono menyatakan optimismenya terhadap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya Pemerintah Provinsi Jawa Timur, yang dinilainya paling cepat merespons instruksi ini. “Jawa Timur ini luar biasa, kami menyambut gembira progres dan kecepatan pembentukan koperasi desa/kelurahan di Jawa Timur ini,” pungkasnya.(mmt/red)

Bantu Ikuti Saluran : WhatsApp Kami

Dan Bantu Ikuti : Google News Kami

Related Post

 

×