Tak percaya, Polemik Lapangan Talangsari Telah Usai, Puluhan Anggota ACJ Gelar Aksi

Ricky R

May 25, 2022

2
Min Read
Para pedemo melepas lima ratus Merpati di Bundaran antara Jalan Kalimantan, Jawa dan Sumatra, (foto: Nawawi)

JEMBER, Pelitaonline.co – Meski, Menteri Agraria telah menyatakan agar Lapangan Talangsari tetap menjadi tempat olahraga, rupanya hal itu masih kurang dipercaya oleh sebagian aktifis.

Oleh karena itu, Puluhan anggota Aliansi Cinta Jember (ACJ) , menggelar demo penolakan Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember yang menghibahkan Lapangan Talangsari kepada Badan Pertanahan Nasional itu di depan Gedung DPRD, Rabu (25/5/2022)

Terlihat, para demonstran membawa Banner bertuliskan” Bupati Dzolim, Kami tidak akan menyerahkan lapangan Talangsari kepada pihak manapun, Jangan Ambil Hak Kami”.

Namun, massa tidak ditemui satupun Wakil rakyat yakni Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) itu. Massa mengakhiri demo dengan melepas lima ratus Merpati di Bundaran antara Jalan Kalimantan, Jawa dan Sumatra .

Baca Juga :  Hari Juang Polri Diperingati Polres Jember dengan Upacara Khidmat

Koodinator Aksi Mulyanto menjelaskan bahwa 540 ekor Merpati yang dilepaskan. Hal ini sebagai wujud kedamaian, serta simbol kalau unjuk rasa ini, tanpa kekerasan.

“Kita berdoa, agar Jember tambah makmur, aman sentosa. Masyarakat bisa menikmati apa yang ada di Jember,” ujar Mulyanto.

Menurutnya, meskipun Menteri Agraria  membuat pernyataan bahwa Lapangan Talangsari tetap sebagai tempat olahraga masyarakat. Isu tersebut tidak bisa langsung dipercayai begitu saja.

“Kita tidak akan terpengaruh atas hal itu, makanya akan kita kawal terus, kalau butuh aksi lagi, kita akan lakukan, untuk mengambil Surat permohonan kepada anggota Dewan,” tambah pria yang akrab disapa Cak Mung.

Baca Juga :  Ormas Topi Bangsa : Sudah Sepatutnya Pemkab Beri Lahan Untuk Kantor BPN Jember

Sementara, Wahyu Nugroho peserta aksi lain mengaku bahwa tidak ada satupun dari 50 anggota DPRD yang mau menemui. Artinya, unjuk rasa kali ini belum membawa hasil, agar Wakil rakyat juga menolak permohonan hibah Lapangan Talangsari dari BPN.

“Nanti kita ingin, ada Fakta Integritas yang ditandatangi oleh DPRD, yang sudah kami sidorkan tadi kepada petugas di DPRD, paling lambat hari Senin akan kita Jemput,”katanya

Kalau ternyata sampai hari Senin depan, kata Wahyu, Fakta Integritas itu tidak ditandatangi oleh pimpinan DPRD. Maka, mereka kurang layak disebut wakilnya Rakyat.

“Kita lihat DPRD ini benar-benar Perwakilan Rakyat Jember, kita lihat dulu. Kalau memang perlu dukungan dari kami, ya kita akan beri dukungannya.” Tandasnya. (Kj1/Awi/Yud)

Baca Juga :  Harga Kebutuhan Pokok Menjelang H-1 Lebaran 2025 di Jawa Timur, Harga Rawit Meroket!
Bantu Ikuti Saluran : WhatsApp Kami

Dan Bantu Ikuti : Google News Kami

Related Post

 

×