JEMBER – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan kereta api di wilayah Bangil, Kabupaten Pasuruan yang masuk dalam wilayah Daop 8 Surabaya.
Sebuah truk tangki bermuatan semen curah terguling di dekat jalur kereta api pada Km 44+3 antara Stasiun Porong (PR) dan Stasiun Bangil (BG).
Peristiwa tersebut terjadi Kamis sore sekitar pukul 15.20 WIB. Akibatnya, terjadi rintang jalan di jalur KA dan menyebabkan sejumlah perjalanan kereta api mengalami keterlambatan cukup signifikan, terutama yang mengarah ke Jember.
“Kami atas nama KAI Daop 9 Jember memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan akibat insiden tersebut,” ujar Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro.
Cahyo menegaskan, KAI Daop 9 Jember langsung berkoordinasi dengan Daop 8 Surabaya untuk menangani dampak insiden secara cepat dan terukur.
“Kami segera berkoordinasi dengan PPKA Bangil, PPKA Porong, Unit Jalan Rel dan Jembatan Bangil, serta Unit Pengamanan,” ujar Cahyo menjelaskan langkah awal yang diambil.
Tujuan koordinasi itu, kata Cahyo, agar proses evakuasi truk dan pengamanan jalur kereta dapat dilakukan secepat mungkin untuk meminimalisir dampak keterlambatan.
Untuk perjalanan KA di Jember yang terganggu, lanjut Cahyo, adalah KA Logawa (Purwokerto – Ketapang) dan KA Ranggajati (Cirebon – Jember).
Cahyo menyebut, KA 249 Logawa tujuan Stasiun Ketapang, tertahan di Stasiun Porong dengan kelambatan sementara mencapai 144 menit.
Sementara KA 155 Ranggajati tujuan Jember, tertahan di Stasiun Sidoarjo dengan kelambatan sementara 35 menit, hingga proses evakuasi selesai dilakukan.
“Hingga saat ini kedua KA tersebut masih tertahan karena proses evakuasi truk masih berlangsung di lokasi,” terangnya.
Sebagai bentuk pelayanan kepada pelanggan, KAI Daop 9 Jember telah menyalurkan Service Recovery (SR) berupa minuman dan makanan ringan kepada penumpang yang terdampak.
“Pemberian SR ini dilakukan sesuai aturan sebagai bentuk kepedulian terhadap kenyamanan pelanggan,” tuturnya.
KAI Daop 9 Jember juga mengimbau masyarakat, khususnya pengemudi kendaraan besar, agar berhati-hati dan mematuhi rambu lalu lintas di sekitar jalur KA.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan saat melintas di dekat jalur kereta,” pungkas Cahyo.








