Sertifikat BPOM Makanan: Kunci Aman Konsumsi Pangan Olahan

Ricky R

July 21, 2025

6
Min Read
sertifikat BPOM makanan, keamanan pangan, izin edar BPOM, pangan olahan, BPOM Indonesia, produk aman, UMKM kuliner, cek BPOM, legalitas produk

ENSIKLOPEDIA – JAKARTA, 21 Juli 2025. Sertifikat BPOM makanan jadi topik yang lagi ramai dibicarakan, terutama buat pelaku usaha kuliner dan konsumen yang peduli kesehatan. Di Indonesia, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) punya peran besar dalam memastikan pangan olahan aman dan berkualitas. Tapi, apa sih sebenarnya sertifikat BPOM makanan itu? Kenapa penting banget buat produk makanan yang kita konsumsi sehari-hari?

Apa Itu Sertifikat BPOM Makanan?

Sertifikat BPOM makanan adalah izin resmi dari BPOM yang menyatakan bahwa produk pangan olahan sudah lolos uji keamanan, kualitas, dan standar produksi. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 86 Tahun 2019, setiap pangan olahan yang beredar di Indonesia wajib punya izin edar, termasuk sertifikat BPOM makanan. Ini berlaku untuk produk lokal maupun impor. Tanpa sertifikat ini, produk dianggap ilegal dan berisiko buat kesehatan konsumen.

Baca Juga :  Mengenal Khiyar Majlis: Hak Pembeli dan Penjual dalam Transaksi Menurut Islam

Sertifikat ini bukan cuma formalitas. BPOM melakukan pengujian ketat, mulai dari bahan baku, proses produksi, hingga kemasan. Misalnya, mereka cek apakah ada bahan berbahaya atau kandungan yang nggak sesuai standar. Jadi, kalau produk sudah punya sertifikat BPOM makanan, konsumen bisa lebih tenang.

Mengapa Sertifikat BPOM Makanan Penting?

Bayangin kamu beli makanan kemasan, tapi nggak tahu isinya aman atau nggak. Serem, kan? Nah, sertifikat BPOM hadir buat ngasih jaminan. Berikut beberapa alasan kenapa sertifikat ini wajib:

  • Keamanan Konsumen: Produk dengan sertifikat BPOM makanan sudah terjamin bebas dari bahan berbahaya, seperti pengawet berlebihan atau pewarna terlarang.
  • Kualitas Terjaga: BPOM memastikan produk memenuhi standar mutu, jadi nggak cuma aman, tapi juga layak konsumsi.
  • Legalitas Produk: Produk tanpa sertifikat BPOM makanan bisa kena sanksi, mulai dari penarikan hingga denda buat pelaku usaha.
  • Kepercayaan Konsumen: Produk bersertifikat lebih dipercaya, apalagi di era media sosial yang gampang banget nyebarin info soal produk bermasalah.
Baca Juga :  Mengulik Budaya Khas Aceh: Warisan yang Memikat Hati

Menurut data BPOM per 2023, lebih dari 70% konsumen Indonesia cenderung memilih produk dengan label BPOM karena merasa lebih aman.

Bantu Ikuti Saluran : WhatsApp Kami

Dan Bantu Ikuti : Google News Kami

Related Post

 

×