Penggratisan Tiket Watu Ulo dan Papuma Tak Ada Regulasi, Pemkab Jember Hanya Dapat Masalah

Ricky R

May 10, 2022

2
Min Read
Kumuh: Sampah berserakan diarea pantai Papuma ketika tiket masuk digratiskan (foto: Nawawi)

JEMBER, Pelitaonline.co – Hasil Uji Coba Penggratisan Tiket Masuk Pantai Watu Ulo dan Papuma oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember justru menimbukan ragam persoalan.

Mengingat, regulasi penggratisan tiket masuk di dua Wisata ini, masih belum dipersiapkan. Akibatnya ketika pengunjung meledak, Pemkab Jember kewalahan.

Pantauan di media ini, beberapa persoalan yang timbul ketika penggratisan tiket masuk yakni diantaranya, kemacetan panjang, kecelakaan lalu lintas hingga sampah pengunjung yang berserakan.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember David Handoko Seto menilai banyak penataan regulasi yang belum dipersiapkan, ketika penggratisan tiket masuk di Wisata Pantai tersebut.

“Saprasnya (Sarana Prasarana) saja tidak dipersiapkan. Kalau Sarpras nya tidak disiapkan akibatnya terjadi kemacetan yang cukup panjang, bahkan timbul kecelakaan hingga memakan korban jiwa,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp, Selasa (10/5/2022)

Baca Juga :  Presiden dan Menteri Intruksikan Kades Segera Salurkan BLT DD, Fakta Dilapangan Mencengangkan

Belum persoalan lainnya, seperti sampah pengunjung yang berserakan di lokasi walaupun wisata dan di bibir pantai, karena tak adanya petugas yang memungut sampah, sehingga membuat Pantai selatan nampak kumuh dan kotor

“Dan bagaimana penataan parkir, bagaimana penarikan pajak restoran dan hiburan, ini seharusnya perlu dipersiapkan, sehingga Pemkab ini tidak kehilangan PAD,” tambah Pria yang akrab disapa David ini.

Maka dari itu lanjut David, seusai uji coba tersebut, DPRD akan memanggil Dinas Periwisata, untuk meilhat Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari penggratisan tiket masuk , saat lebaran.

“Penghasilan Pemerintah Daerah dari sektor itu apa meningkat, tetap atau justru menurun, kalau turun tentu itu akan kita evaluasi, jadi ke depan wisata gratis ini harus membuat PAD Jember meningkat, juga ada pemberdayaan pada masyarakat,” jelasnya

Baca Juga :  Ide Parsel atau Hampers Lebaran 2025 Ekonomis, Mulai dari Harga 50Ribu

Kalau sudah terjadi kecelakaan lalu lintas seperti kemaren yang terjadi, terkait kepengurusan asuransi nya siapa yang bertanggung jawab, kan akhirnya saling lempar antara Pemkab dan pengelola Wisata.

“Tetapi kalau ada tiket masuk, maka biaya asuransi atau santunan bisa di masukan di tiket masuk, kemarin kan tiket masuk tidak ada, siapa yang bertanggung jawab.” Tandas Legislator asal Partai Nasdem ini. (Awi/Yud)

Bantu Ikuti Saluran : WhatsApp Kami

Dan Bantu Ikuti : Google News Kami

Related Post

 

×