Skandal di Puncak BUMN: Pejabat Pertamina Dipecat Presiden Jokowi

Ricky R

June 26, 2025

5
Min Read
pejabat Pertamina dipecat Presiden, pemecatan Pertamina, skandal Pertamina, TKDN, Jokowi, Luhut Pandjaitan, korupsi Pertamina, BUMN, impor pipa

ENSIKLOPEDIA – JAKARTA, 26 Juni 2025. Tahun 2021 menjadi sorotan ketika kabar mengejutkan datang dari PT Pertamina. Seorang pejabat tinggi perusahaan migas pelat merah ini dipecat langsung oleh Presiden Joko Widodo. Kabar ini pertama kali mencuat dari pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. Apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa pejabat Pertamina dipecat Presiden? Artikel ini akan mengupas tuntas kasus ini dengan gaya santai, tapi tetap informatif.

Latar Belakang Pemecatan: TKDN Jadi Biang Kerok

Luhut mengungkapkan bahwa pemecatan ini bukan tanpa alasan. Pejabat Pertamina dipecat Presiden karena dianggap “ngawur” dalam pengelolaan proyek, khususnya soal Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Pemerintah saat itu sedang gencar mendorong penggunaan produk lokal untuk mengurangi impor.

Baca Juga :  Apa Arti Bimtek? Ini Penjelasan Lengkap dan Mudah Dipahami

Namun, pejabat tinggi ini justru memilih mengimpor pipa yang sebenarnya bisa diproduksi di Indonesia. “Pertamina itu ngawurnya minta ampun. Masih impor pipa padahal bisa dibuat di sini,” ujar Luhut dalam Rakernas BPPT 2021.

Menurut Luhut, Presiden Jokowi geram karena pejabat tersebut tidak mendukung kebijakan TKDN. Kebijakan ini penting untuk menekan impor, menjaga neraca perdagangan, dan membuka lapangan kerja. Akibatnya, pejabat Pertamina dipecat Presiden tanpa kompromi. Namun, Luhut tidak menyebutkan nama pejabat yang dimaksud, membuat publik penasaran.

Siapa Pejabat yang Dipecat?

Meski Luhut enggan membocorkan nama, sejumlah media menduga bahwa pejabat yang dimaksud adalah Ignatius Tallulembang, mantan Direktur Utama PT Kilang Pertamina Internasional. Berdasarkan informasi, pemecatan Ignatius terjadi melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 5 Februari 2021. Posisinya digantikan oleh Djoko Priyono. Kabar ini diterima oleh beberapa media, meskipun Pertamina belum memberikan pernyataan resmi.

Baca Juga :  Nama Usaha Es yang Unik untuk Sukses Bisnis Minuman
Bantu Ikuti Saluran : WhatsApp Kami

Dan Bantu Ikuti : Google News Kami

Related Post

 

×