BISNIS – Jakarta, 16 Juni 2025. Harga emas Antam kembali menguat signifikan pada perdagangan Senin 16 Juni 2025, mencapai level Rp1.968.000 per gram setelah naik Rp8.000 dari posisi sebelumnya. Kenaikan ini menjadi yang tertinggi dalam 1,5 bulan terakhir dan semakin mendekati psychological level Rp2 juta per gram yang menjadi sorotan para investor.
Pergerakan Harga Emas Antam Terkini
Momentum positif emas Antam telah berlangsung sejak 10 Juni 2025, dengan akumulasi kenaikan mencapai Rp64.000 per gram dalam enam hari terakhir. Harga buyback atau jual kembali emas Antam juga turut menguat Rp8.000 menjadi Rp1.812.000 per gram, menciptakan selisih spread sebesar Rp156.000 per gram.
Rekor tertinggi emas Antam pernah tercatat pada 23 April 2025 di posisi Rp2.039.000 per gram. Dengan tren kenaikan yang berkelanjutan, para analis memperkirakan harga emas domestik berpotensi mendekati atau bahkan melampaui level tersebut dalam waktu dekat.
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini
Berdasarkan data resmi dari laman Logam Mulia Antam per 16 Juni 2025, berikut adalah rincian harga emas batangan untuk berbagai pecahan:
| Berat | Harga Jual | Kenaikan |
|---|---|---|
| 0,5 gram | Rp1.034.000 | +Rp4.000 |
| 1 gram | Rp1.968.000 | +Rp8.000 |
| 2 gram | Rp3.876.000 | +Rp16.000 |
| 3 gram | Rp5.789.000 | +Rp24.000 |
| 5 gram | Rp9.615.000 | +Rp40.000 |
| 10 gram | Rp19.175.000 | +Rp80.000 |
| 25 gram | Rp47.812.000 | +Rp200.000 |
| 50 gram | Rp95.545.000 | +Rp400.000 |
| 100 gram | Rp191.012.000 | +Rp800.000 |
| 250 gram | Rp477.265.000 | +Rp2.000.000 |
| 500 gram | Rp954.320.000 | +Rp4.000.000 |
| 1.000 gram | Rp1.908.600.000 | +Rp8.000.000 |
Perbandingan Harga dengan Kompetitor
Emas Antam masih mempertahankan posisi premium dibanding kompetitor lainnya. Saat ini, harga emas 1 gram di berbagai outlet menunjukkan perbedaan signifikan:
-
Emas Antam (Logam Mulia): Rp1.968.000 per gram
-
Emas UBS: Rp1.964.000 per gram
-
Emas Galeri24: Rp1.940.000 per gram
-
Emas Antam di Pegadaian: Rp2.015.000 per gram
Perbedaan harga ini mencerminkan variasi margin keuntungan dan biaya operasional masing-masing penjual, dengan Pegadaian menerapkan harga tertinggi untuk emas Antam.
Faktor Pendorong Kenaikan Harga Emas Konflik Geopolitik Israel-Iran
Eskalasi konflik Israel-Iran menjadi katalis utama lonjakan harga emas global. Serangan Israel terhadap fasilitas Iran pada 13 Juni 2025 memicu respons balasan dari Iran, menciptakan ketidakpastian geopolitik yang mendorong investor mencari safe haven asset seperti emas.
Harga Emas Dunia Mencapai Level Tertinggi
Harga emas dunia telah mencatat rekor baru dengan mencapai US$3.445,14 per troy ounce, menguat 0,38% pada perdagangan Senin. Penguatan selama tiga hari beruntun dengan akumulasi kenaikan 3,3% ini melampaui rekor sebelumnya di US$3.424,30 per troy ounce pada 21 April 2025.
Proyeksi Kenaikan Berkelanjutan
Bank of America memproyeksikan harga emas dunia akan mencapai US$3.000 per ounce pada paruh kedua 2025, didukung oleh tekanan inflasi, ketidakpastian geopolitik, dan pembelian berkelanjutan oleh bank sentral. Proyeksi ini memberikan optimisme bagi investor emas domestik akan potensi kenaikan berkelanjutan.
Aspek Perpajakan Emas Antam Pajak Pembelian Emas
Sesuai PMK Nomor 34/PMK.10/2017, setiap pembelian emas batangan dikenakan PPh Pasal 22 sebesar:
-
0,45% untuk pemegang NPWP
-
0,9% untuk non-NPWP
Namun, berdasarkan PMK Nomor 48 Tahun 2023, konsumen akhir telah dibebaskan dari PPh saat membeli emas batangan, sementara pengusaha emas wajib memungut PPh 22 sebesar 0,25% dari harga jual.
Pajak Penjualan Kembali (Buyback)
Untuk transaksi penjualan kembali emas batangan dengan nominal di atas Rp10 juta, dikenakan PPh Pasal 22 sebesar:
-
1,5% untuk pemegang NPWP
-
3% untuk non-NPWP
PPh ini dipotong langsung dari total nilai buyback, sehingga investor perlu memperhitungkan aspek pajak dalam kalkulasi return investasi.
Peluang Investasi Jangka Pendek
Dengan momentum positif yang berkelanjutan dan dukungan faktor fundamental global, emas Antam berpotensi terus menguat dalam jangka pendek. Target psikologis Rp2 juta per gram tampak semakin realistis mengingat jarak yang tersisa hanya sekitar Rp32.000.
Pertimbangan Risiko
Meskipun tren bullish, investor perlu mempertimbangkan volatilitas yang tinggi akibat faktor geopolitik. Eskalasi atau de-eskalasi konflik Israel-Iran dapat mempengaruhi sentimen pasar secara signifikan dalam waktu singkat.
Diversifikasi Platform Pembelian
Investor dapat memanfaatkan perbedaan harga antar platform untuk optimasi biaya. Pembelian langsung di Logam Mulia Antam menawarkan harga yang lebih kompetitif dibanding outlet retail seperti Pegadaian, namun dengan pertimbangan aksesibilitas dan layanan purna jual.
Kenaikan harga emas Antam ke level Rp1.968.000 per gram mencerminkan dinamika pasar global yang kompleks, dengan kombinasi faktor geopolitik, moneter, dan sentimen investor yang mendukung tren bullish logam mulia. Bagi investor, momentum ini memberikan peluang sekaligus tantangan dalam mengelola portofolio emas dengan bijak.(UA/Red)








