JEMBER – Pengalaman unik dirasakan warga sekitar Kecamatan Ledokombo, Jember yang kedatangan Kereta Api Rail Clinic dan Rail Library. Kereta khusus yang digunakan untuk sarana kesehatan dan media edukasi itu hadir di Stasiun Ledokombo, Desa Sumberlesung, Kecamatan Ledokombo, Jember pada Rabu pagi.
Tak hanya pengalaman yang unik, ratusan warga yang berasal dari sejumlah pelosok desa di Ledokombo itu juga mendapat kesempatan berobat gratis melalui Rail Clinic (Kereta Medis). Bahkan puluhan siswa-siswi SD dan SMP wilayah setempat juga mendapatkan edukasi gratis melalui layanan Rail Library (Kereta Pustaka).
Rail Clinic merupakan inovasi unik milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang mengubah rangkaian kereta menjadi klinik berjalan. Di dalamnya terdapat ruang periksa umum, ruang gigi, ruang ibu dan anak, laboratorium sederhana, serta apotek. Semua ruangan dilengkapi peralatan medis modern, layaknya puskesmas mini di atas roda baja.
Manajer Hukum dan Humas PT KAI Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan, dalam kegiatan bertema bakti sosial ini, pihak PT KAI mengerahkan sebanyak 23 tenaga medis.
“Tenaga medis itu terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, dokter gigi, bidan, perawat, apoteker, dan asisten apoteker. Mereka memberikan pemeriksaan gratis kepada warga sekitar, mulai dari pemeriksaan umum, gigi, mata, hingga pelayanan obat dan penyuluhan kesehatan,” kata Cahyo, Rabu (8/10/2025) siang.
Selain layanan medis, kata Cahyo melanjutkan, KAI juga menyalurkan bantuan sosial berupa 125 kacamata gratis untuk pelajar SD dan SMP serta 2 kursi roda bagi warga yang membutuhkan.
“Untuk kacamata kami membagikan sebanyak 125 untuk pelajar, kemudian 2 kursi roda untuk warga yang membutuhkan serta pengobatan gratis bagi 150 warga. Tidak ketinggalan, 30 pelajar mengikuti penyuluhan kesehatan gigi agar memahami pentingnya menjaga kebersihan diri sejak usia dini,” jelasnya.
Tak hanya membawa layanan kesehatan, Cahyo menegaskan bahwa kegiatan ini juga menghadirkan Rail Library atau kereta pustaka.
“Rail Clinic ini satu paket dengan Rail Library, yakni kereta pustaka milik KAI yang menyediakan ratusan buku bacaan dan fasilitas e-Library interaktif,” paparnya.
Dari kereta pustaka itulah, lanjutnya, para pelajar tingkat SD dan SMP juga diberikan ruang edukasi untuk belajar termasuk memberikan simulasi keselamatan perjalanan kereta api.
“Para pelajar tingkat SD dan SMP yang berasal dari wilayah Ledokombo dan sekitarnya juga kami berikan edukasi mengenai keselamatan perjalanan kereta api,” ujarnya.
“Kereta ini (Rail Clinic dan Rail Library) kami hadirkan agar masyarakat di wilayah terpencil juga bisa mendapatkan hak yang sama dalam bidang kesehatan. Rail Clinic adalah bentuk nyata kepedulian dan pengabdian KAI kepada masyarakat,” tambah Cahyo.
Selain itu, program bakti sosial Rail Clinic dan Rail Library ini juga tidak hanya berfokus pada pelayanan medis, tetapi juga mengedukasi masyarakat agar peduli terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta keselamatan perjalanan kereta api.
“Kami ingin Rail Clinic menjadi simbol bahwa kereta api bukan sekadar alat transportasi, melainkan sarana untuk membawa manfaat sosial dan kemanusiaan,” tutupnya.
Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait melalui Plt Kepala Dinas Kesehatan Jember Ahmad Helmi Luqman yang hadir dalam kegiatan tersebut juga memberikan apresiasi terkait adanya klinik berjalan dan kereta pustaka itu.
“Ini adalah suatu wujud kolaborasi dan kepedulian dari PT KAI kepada Pemkab Jember dan masyarakat Jember. Yang mana Rail Clinic ini memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat di sekitar lintasan KA yang membutuhkan pelayanan kesehatan dasar,” ucapnya.
Tak hanya itu, Helmi juga menyebut bahwa melalui kegiatan bakti sosial tersebut, masyarakat juga disuguhkan dengan pelayanan transportasi yang nyaman dengan kereta api.
“Harapannya, melalui kegiatan ini juga menjadi bentuk sosialisasi kepada masyarakat tentang transportasi yang aman dan nyaman. Sehingga mereka (masyarakat) juga bisa turut serta menjaga keamanan jaringan lintasan kereta api yang ada di Kabupaten Jember,” pungkasnya.








