Karyawan PT. PMP Dapat Subsidi Upah, Bupati Hendy Serahkan Secara Simbolis

Ricky R

September 30, 2021

2
Min Read
Bupati Jember didampingi BPJS, Bank BRI, dan perwakilan Karyawan PT. PMP usai penyerahan Subsidi Upah (foto: Shiddiq)

JEMBER, Pelitaonline.co – Bupati Jember Hendy Siswanto hadiri pemberian bantuan Subsidi upah sebesar 1 Juta kepada seluruh Karyawan oleh PT Penyelesaian Masalah Property (PMP) yang ada di Dusun Bataan Desa Candi Jati Kecamatan Arjasa, Kamis (30/9/2021).

Bantuan tersebut merupakan hasil  kerjasama antara BPJS ketenagakerjaan dan Bank BRI. Menurut Bupati, Keterlibatan PT. PMP dalam mengikutsertakan karyawannya merupakan hal yang tepat. Meskipun saat ini masih dalam masa pandemi COVID 19.

“Kami akan mengajak seluruh perusahaan agar bisa mengikutsertakan karyawannya untuk gabung di program ini,” ujar Hendy usai memberikan bantuan secara simbolis di PT. PMP.

Hendy mengatakan, agar para stekholder di Kabupaten Jember bisa mencontoh PT. PMP ini.  Karena di perusaahaan ini sangat memperhatikan kesejahteraan pekerja yang ada.

Baca Juga :  Alhamdulillah, Sepeda Motor Difabel Di Jember Sudah Diperbaiki

“Saya berharap semua perusahaan di Jember bisa meniru PT. PMP, yang memberikan bantuan subsidi Upah bagi para pekerjanya,” ungkapnya.

Sedangkan kepada Karyawan Hendy berpesan agar dapat memberikan dorongan agar perusahaan ini bisa berkembang dan maju dengan rasa memiliki. “Kalau ada sesuatu yang tidak pantas langsung sampaikan ke bagian direksi, meskipun bukan bagiannya,” Pesannya.

Sementara itu Muhammad Firdaus Setiawan kepala Produksi PT. PMP, menuturkan, bantuan itu merupakan  bentuk bantuan yang bertujuan meringankan beban para karyawan perusahaan PT PMP yang disaat pandemi.

“Untuk jumlah karyawan yang masuk dalam sistem aplikasi sekitar 3.400 karyawan. Sedangkan yang sudah di proses sisanya sekitar 200 dan yang sudah di setujui sekitar 2.500 penerima,” terangnya.

Baca Juga :  Jaga Kestabilan Harga Minyak Goreng, Mendag Keluarkan Kebijakan dan Regulasi Baru

Ditanya soal karyawannya, Firdaus menjelaskan bahwa di perusahaan ini, selama pandemi COVID 19 tidak ada pemecatan karyawan sama sekali. Namun terus menambah para karyawan, karena market dari perusahaan ini di eropa sangatlah berkembang. (Diq/Yud)

Bantu Ikuti Saluran : WhatsApp Kami

Dan Bantu Ikuti : Google News Kami

Related Post

 

×