Dukung Asta Cita Presiden Prabowo, Bupati Jember Gus Fawait Turun Langsung Pimpin Program Home Care di Desa Rowotamtu Rambipuji

Lukman Hakim

July 30, 2026

3
Min Read

Pelitaonline.co, JEMBER – 30 Juli 2026.
Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait,S.E.M.Sc biasa disapa Gus Fawait memimpin pelaksanaan layanan Homecare dalam serangkaian Bunga Desaku di Desa Rowotamtu, Kecamatan Rambipuji, Rabu (29/7/2026). Ini sebagai implementasi komitmen Pemkab Jember terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat selaras dengan agenda Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Program layanan kesehatan berkunjung ke rumah (home care) ini secara langsung merealisasikan Asta Cita ke-4, yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia, sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas. Dengan mendekatkan fasilitas medis kepada masyarakat terutama lansia, penderita penyakit kronis, dan warga kurang mampu, kualitas hidup dan derajat kesehatan SDM di Jember dapat dijaga secara optimal.

Bupati Jember Gus Fawait terjun langsung dalam pelaksanaan program Home Care di Desa Rowotamtu Kecamatan Rambipuji, Rabu 29/07/2026

Tidak hanya mendukung peningkatan kualitas SDM, Program Home Care juga menjadi bentuk aksi nyata dalam mendukung Asta Cita ke-6, yakni membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

Baca Juga :  Dibalik Tangisan Buruh, Bupati Jember Anggarkan Rehab Pendopo Miliaran Rupiah dan Pembelian Handphone

Bupati Jember Gus Fawait menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran tenaga kesehatan, Dinas Sosial, Puskesmas, serta jajaran kecamatan dan desa yang bergerak masif melayani masyarakat miskin dan berisiko tinggi secara langsung.

“Program ini baru berjalan beberapa hari, namun semangat kawan-kawan nakes, Dinsos, hingga Puskesmas sangat luar biasa. Tentu sebuah kebijakan besar memerlukan proses penyempurnaan secara bertahap, namun dampaknya sudah langsung dirasakan oleh warga,” ujar Gus Fawait.

Bupati Jember Gus Fawait memasang stiker Home Care dirumah warga di Desa Rowotamtu Rambipuji, 29/07/2026

Dalam kunjungan di Desa Rowotamtu, Bupati mendampingi pemeriksaan warga berisiko tinggi secara menyeluruh. Selain membawa dokter spesialis kandungan untuk memeriksa ibu hamil risiko tinggi melalui konsultasi medis, tim kesehatan juga melakukan penimbangan serta evaluasi tumbuh kembang anak terindikasi stunting. Gus Fawait menekankan pentingnya pendekatan persuasif dan humanis dalam memberikan edukasi medis kepada warga.

Baca Juga :  Ribuan Laskar Jahanam Hadiri Deklarasi di Jember

“Kita tidak boleh menggunakan bahasa medis yang terlalu rumit atau menakutkan bagi warga. Kepada keluarga anak stunting, kita berikan dorongan dan pemahaman bahwa anak mereka baik-baik saja, namun memerlukan dukungan gizi dan nutrisi lebih agar tumbuh kembangnya dapat optimal,” terang Gus Fawait.

Gus Fawait menegaskan bahwa layanan Homecare dirancang sebagai kerja kolaboratif lintas sektor, yang mengintegrasikan nakes, kader Posyandu, hingga relawan sosial Dinas Sosial. Pemkab Jember juga rutin menggelar evaluasi berkala bersama para Kepala Puskesmas dan camat guna memastikan efektivitas layanan.

“Tekad kami di Kabupaten Jember sangat jelas. Warga yang tidak mampu harus merasakan bahwa mereka memiliki dokter keluarga atau dokter pribadi yang siap hadir untuk mereka. Selain pemeriksaan kesehatan, kami juga memberikan bantuan sembako untuk mempertebal bantalan sosial masyarakat miskin diluar program bantuan reguler pemerintah pusat seperti PKH dan BPNT,” pungkas Gus Fawait.

Kehadiran program Homecare tidak hanya berfokus pada penanganan medis belaka, melainkan menyasar akar permasalahan sosial-ekonomi masyarakat. Di Rowotamtu, Gus Fawait juga meninjau kondisi hunian warga kurang mampu. Bagi warga yang tempat tinggalnya berdiri di atas tanah kas desa sehingga tidak dapat memperoleh Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), Pemkab Jember menyiapkan skema bantuan alternatif berupa material bangunan seperti semen dan bahan bangunan lainnya melalui Cipta Karya dan Pemerintah Kecamatan.

Baca Juga :  Harga Aspal Naik, Kontraktor Proyek Multiyears Pusing Tujuh Keliling, Pekerjaan Terancam Lambat

“Ini selaras dengan cita-cita Bapak Presiden Prabowo untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia, di mana langkah ini kita mulai secara bertahap dari Kabupaten Jember. Sakit kerap menjadi pemicu utama kemiskinan, sehingga pencegahan dan penanganan dari desa adalah kunci,” tegas Bupati.

Dengan terjalinnya sinergi yang kuat antara program Pemkab Jember dan visi Asta Cita Presiden Prabowo, Kabupaten Jember optimistis dapat memutus rantai kemiskinan akibat keterbatasan akses kesehatan, serta membangun fondasi SDM yang tangguh menuju Indonesia Emas. (LHK)

Bantu Ikuti Saluran : WhatsApp Kami

Dan Bantu Ikuti : Google News Kami

Related Post

 

×