JEMBER, Pelitaonline.co – Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Jember, terkesan banyak yang menjalankan kerjanya dalam kegiatan rutinitas biasa.
Mayoritas dari OPD, masih mengikuti pedoman penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) saja, tanpa ada kretifitas lain.
Belum ada terobosan-terobosan menonjol yang dihasilkan. Akibatnya hasil kerja mereka tidak begitu istimewa.
Demikian kata Bupati Jember Hendy Siswanto usai acara Ngopi Budaya bertema Virus dan Viral di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu (15/1/2022) malam.
“OPD masih masih melakukan yang teks books saja, sesuai dengan APBD semisal OPD itu mengerjakan ini, ya itu itu saja,” ujarnya
Menurutnya, pengerjaan yang bersifat rutinitas, tanpa OPD pun bisa dilakukan, sebab siapapun pasti bisa melakukannya, bahkan satu orang saja mampu menyelesaikan pekerjaan tersebut.
“Saya pasang satu orang saja, bisa selesai semua pekerjaan ini, karena alurnya sudah ada, tinggal menjalankan saja,” tutur pria yang akrab disapa Hendy ini.
Hendy menilai, justru saat ini banyak OPD yang belum mampu menjalankan kewajibannya. Contohnya Camat yang dianggap sebagai kepanjangan tangan dari Bupati yang ada di wilayah.
“Bagaimana seni budaya, bagaimana kearifan lokal di desa, mereka harus mensosialisasikan sampai ditingkat bawah, ini kegiatan kreatifitas hampir tidak ada,” terangnya.
Oleh karena itu di Tahun 2022, Hendy berencana akan melakukan penilaian terhadap semua OPD, bagaimana mereka bisa melayani masyarakat dengan kreatifitas.
“Pasti ada bonus khusus, kalau hanya mengerjakan sesuai dengan APBD, saya tidak terlalu bahagia itu,” jelasnya.
Jika, Camat atau OPD itu bisa turun semua, pasti masyarakat paham mengenai program pemerintah daerah, sebab merekalah yang menjalankan visi misi Bupati.
“Seperti kemarin, padi di tanam di tengah jalan (Warga Desa Glundengan Wuluhan ), harusnya bukan Bupati yang turun, harusnya bapak camat, soalnya yang di lapangan kan mereka,” lanjutnya.
Karena sambung Bupati, Camat yang lebih tahu dengan kejadian tersebut, seharusnya OPD inilah yang turun dan mengedukasi serta bersosialisasi masyarakat terkait rencana pengerjaan proyek jalan.
“Dan kebetulan kejadian itu bersamaan dengan pengerjaan proyek, dan papan proyek pun juga dikerjakan, seperti itulah ide kreatif yang saya maksud,” Tandasnya. (Awi/Yud)








