Bunga Desaku Di Kecamatan Sumberjambe, Bupati Jember Tekankan Pentingnya Pendidikan dan Akses Layanan Gratis

Lukman Hakim

June 29, 2026

3
Min Read

Pelitaonline.co, JEMBER – 29 Juni 2026.
Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., yang akrab disapa Gus Fawait, melakukan serangkaian kunjungan kerja ke desa-desa di wilayah Kecamatan Sumberjambe melalui program unggulan “Bupati Ngantor Di Desa dan Kelurahan” (Bunga Desaku), Senin (29/06/2026).

​Rangkaian kegiatan diawali dengan apel bersama siswa SMP negeri dan swasta se-Kecamatan Sumberjambe. Hadir dalam acara tersebut Pj. Sekda, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Dr. Evi Lestari selaku TP3D, Camat, Kepala Desa se-Kecamatan Sumberjambe, pengawas sekolah, Kepala Sekolah SMP Negeri dan Swasta, serta Direktur RS Balung dan RS Kalisat.

Bupati Jember Gus Fawait menyapa KS SMP Negeri Jember, 29/06/2026

Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Penentu Masa Depan
​Dalam sambutannya, Gus Fawait menekankan bahwa latar belakang keluarga atau kekayaan bukanlah penentu utama kesuksesan seseorang, melainkan ilmu pengetahuan. Beliau membagikan kisah inspiratif perjalanannya sendiri sebagai anak desa yang mampu menempuh pendidikan tinggi.

Baca Juga :  Lahirkan Kader Muda Terbaik, Grand Final Gus & Ning Jember 2026 Berlangsung Meriah

​”Saya anak desa, SD sekolah di SDN Wringinagung 01, MTs dan Aliyah di pondok pesantren di desa, lalu kuliah S1 dan S2 di UGM, serta S3 Ekonomi di Unair. Allah memberikan kesempatan yang sama kepada anak desa maupun anak kota untuk dimuliakan jika memiliki ilmu pengetahuan,” ungkap Gus Fawait.

Bupati Jember Gus Fawait menyapa siswa SMP.di SMPN 1 Sumberjambe, 29/06/2026

Beliau juga mengingatkan para siswa bahwa kesuksesan tidak hanya diraih melalui proses belajar mengajar, tetapi juga lewat bakti dan rida dari orang tua serta guru. Gus Fawait menitipkan pesan mendalam kepada para guru agar memperkuat pendidikan karakter dan akhlak agar tidak ada lagi insiden siswa yang melawan gurunya.

Terobosan Atasi Angka Tidak Sekolah (ATS)
​Menanggapi tantangan Angka Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Jember, Gus Fawait menegaskan komitmennya untuk mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM), khususnya pada sektor rata-rata lama sekolah. Salah satu strategi yang akan digalakkan secara masif adalah penguatan program kejar paket bagi anak-anak yang putus sekolah.

Baca Juga :  Kerja Keras dan Mental Juara SDN 02 Ajung Kalisat Borong Juara O2SN 2026 Tingkat Kecamatan

Beasiswa untuk Anak Guru Ngaji dan Kelompok Pengajian.
​Saat bertatap muka dengan para guru ngaji dan ketua kelompok pengajian di Kantor Desa Cumedak, Sumberjambe, Bupati Jember membawa kabar gembira terkait akses pendidikan tinggi. Beliau memastikan bahwa putra-putri guru ngaji dan ketua kelompok pengajian memiliki peluang besar untuk mendapatkan beasiswa dari Pemkab Jember.

​”Sebelumnya Pemkab Jember telah membantu lebih dari 7.000 mahasiswa menempuh pendidikan tinggi. Tahun ini akan kami berikan lagi. Mudah-mudahan putra-putri panjenengan juga bisa mendapatkannya,” ujarnya.

Komitmen Layanan Kesehatan, Adminduk Gratis, dan Pengaduan “Wadul Gus’e”
​Selain sektor pendidikan, dalam program Bunga Desaku kali ini Gus Fawait juga menyosialisasikan kemudahan layanan dasar bagi masyarakat:
​Layanan Kesehatan Gratis: Masyarakat diimbau tidak ragu berobat ke Puskesmas maupun Rumah Sakit karena kendala biaya. Pemkab Jember telah menjamin layanan kesehatan gratis, termasuk persalinan melalui program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas.
Adminduk Mudah: Pembuatan KTP kini dipastikan gratis dan dapat diurus langsung di kantor kecamatan tanpa terkendala masalah blanko.
​Kanal Pengaduan: Jika masyarakat menemui adanya pelayanan publik yang dipersulit oleh oknum petugas, Gus Fawait meminta warga untuk segera melaporkannya melalui kanal resmi “Wadul Gus’e”.

Baca Juga :  Antisipasi Pelanggaran Hukum Ratusan Poktan Jember Ikuti Bimtek Optimasi Lahan Bersama APH Kejari Jember

Menutup rangkaian sambutannya, Gus Fawait mengajak seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa memperkuat nilai keagamaan dan menjaga persatuan bangsa melalui selawat.
​”Selama masyarakat berpegang teguh pada selawat, insya Allah Indonesia akan selamat. Jangan lupa baca selawat,” pungkas Gus Fawait.

(LHK)

Bantu Ikuti Saluran : WhatsApp Kami

Dan Bantu Ikuti : Google News Kami

Related Post

 

×