Mendag RI Bertemu Mendag Jepang Bahas Pengembangan Ekonomi Kawasan

Ricky R

May 23, 2022

3
Min Read
Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang, Koichi Hagiuda di Bangkok, Thailand. (foto: Dok humas Kemendag)

BANGKOK, Pelitaonline.co – Indonesia menyambut baik dan mengapresiasi diskusi untuk mempersiapkan inisiatif ini demi pengembangan ekonomi kawasan. Hal tersebut  disampaikan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang Koichi Hagiuda, Sabtu  (21/5/2022).

Pertemuan bilateral tersebut diadakan  di  sela-sela Pertemuan Menteri-Menteri  Perdagangan APEC (APEC  MRT) di Bangkok, Thailand pada 21–22 Mei 2022.

“Kami mengapresiasi dan menyambut baik upaya untuk menjalankan Asia Japan Investing for Future  Initiative.  Hal ini untuk memastikan  inisiatif  tersebut akan bermanfaat  bagi  ekonomi kawasan,” kata Mendag  Lutfi saat pertemuan bilateral.

Mendag Lutfi mengatakan, setidaknya ada tiga  hal yang menjadi perhatian Indonesia terkait inisiatif tersebut. Hal-hal tersebut yaitu terkait hasil yang diharapkan, mekanisme pendanaan, dan rencana waktu implementasinya.

Baca Juga :  Serap Aspirasi Masyarakat, Komisi C DPRD Jember Bantu Solusi Tangani Persoalan Air Bersih

Sementara itu terkait G20, Mendag Lutfi mengapresiasi dukungan Jepang terhadap Presidensi G20 tahun  ini.  Ia berharap  dukungan Jepang  terhadap  presidensi  tahunini  akan membantu negara anggota G20 untuk menghasilkan capaian-capaian dan agenda prioritas G20 yang bermanfaat.

Mendag Lutfi  juga menyampaikan, keinginan  Amerika  Serikat  untuk  bekerja  sama  dalam  skema Indo—Pacific Economic Framework (IPEF) harus disinergikan dengan skema ASEAN Outlook on the Indo—Pacific (AOIP) yang lebih dulu ada.

Sementara itu terkait Regional Comprehensive Economic Partnership(RCEP),  Mendag  Lutfi  mengatakan  Indonesia  sedang  memfinalisasi  ratifikasi  RCEP, yang diharapkan selesai di paruh pertama 2022.

Terkait  Indonesia – Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA),  Mendag  Lutfi  mengapresiasi upaya  tim  perunding  Indonesia  dan  Jepang  yang  telah  menggelar  pertemuan  intersesi  pada Maret—April  2022  untuk  membahas  isu-isu yang belum disepakati.

Baca Juga :  Dua Jam, Satgas Covid-19 Jember Jaring 116 Pelanggar Tak Bermasker

Mendag  Lutfi  mengajak Menteri Hagiuda untuk saling menaruh perhatian pada isu-isu yang menjadi kepentingan masing-masing negara.Mendag  Lutfi  juga mengapresiasi  tema  yang  akan  diangkat  Jepang pada  Expo  2025  Osaka yaitu terkait dengan sustainable    development goals.

Menanggapi hal ini, Menteri Hagiuda menyampaikan langkah-langkah Jepang dalam mempersiapkan perhelatan Expo 2025 Osaka. Selain itu, pandangan Jepang terhadap  IPEF  dan respons Jepang terhadap  peran  RCEP  dalam  pengembangan  ekonomi  kawasan.

“Kedua adalah menteri  juga mendiskusikan   kerjasama investasi proyek energi,  yaitu   Investment  Renewable  Energy Hydroelectric Project,” katanya.

Pada Januari–Maret  2022,  total perdagangan  Indonesia dan Jepang  mencapai  USD  9,98  miliar. Nilai ini tumbuh 36,43 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar USD 7,25  miliar.  Pada  2021  ekspor  Indonesia ke Jepang mencapai  USD  17,85  miliar,  sementara  impor Indonesia dari Jepang sebesar USD 14,64 miliar. Indonesia mencatatkan surplus USD 3,21 miliar.

Baca Juga :  SMAN 1 Situbondo Gelar Pameran P5, Kepala Sekolah Puji Bung Karna

Komoditas ekspor utama Indonesia ke Jepang pada 2021 adalah udang beku, minyak kelapa sawit, timah,  filet  ikan  beku,  dan  moluska.  Sementara  itu,  impor  utama  Indonesia  dari  Jepang  adalah suku  cadang  dan  aksesori  kendaraan  bermotor,  kendaraan  bermotor,  mesin  lainnya,  alat  berat shovel, dan logam campuran. (Yud/Rilis Kemendag)

Bantu Ikuti Saluran : WhatsApp Kami

Dan Bantu Ikuti : Google News Kami

Related Post

 

×