Berangkatkan Santri Putri NJ Balik ke Pesantren, Agenda Tahunan Pemkab Jember

Ricky R

May 12, 2022

2
Min Read
Abdul Aziz ketua Pembantu Pengurus Pondok Pesantren Nurul Jadid di lokasi pemberangkatan (foto: Evan Pelitaonline.co)

JEMBER, Pelitaonline.co – Sebanyak 354 santri putri asal Kabupaten Jember yang nyantri (mondok; Red) di Pondok Pesantren Nurul Jadid (NJ) Probolinggo diberangkatkan oleh Pemerintah Kabupaten menggunakan 6 Armada Bus

Abdul Aziz ketua Pembantu Pengurus Pondok Pesantren Nurul Jadid (P4NJ) Jember mengatakan, program kembali ke pesantren ini merupakan kegiatan rutin tahunan, setelah selama bulan puasa libur.

“Untuk, santri yang berangkat pada hari ini sebanyak 250 yakni santri putri, sementara untuk sisanya, sekitar 50 an santri, tidak bisa berangkat,” kata Azis sebelum pemberangkatan, Kamis (12/5/2022).

Aziz menerangkan, terkait untuk syarat kembali ke Ponpes dari P4 NJ tidak ada. Namun, syarat yang dari pesantren harus mengikuti protokol kesehatan (Prokes). Seperti tahun sebelumnya, santri yang kembali ke pesantren, apabila sudah melaksanakan vaksinasi dosis 1,2 dan 3.

Baca Juga :  10 Startup Indonesia yang Paling Bersinar di Tahun 2025

“Begitu pula, bagi santri yang kembalinya terlambat (bukan hari ini, juga harus sudah Vaksinasi lengkap, karena itu aturan Pesantren,”  ujarnya.

Terlihat, pemberangkatan tersebut dilepas oleh Bupati Jember Hendy Siswanto didampingi Wakil Bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman dan ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Itqon Syauqi serta beberapa pejabat Pemkab Jember.

Hendy berharap, santri yang kembali ke pesantren nantinya bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat, baik bagi diri sendiri maupun masyarakat umum. “Meskipun di Jember banyak Ponpes, tetapi masih banyak yang nyantri ke luar, itu sangat luar biasa.” Ungkapnya mengakhiri. (Diq/Yud)

Bantu Ikuti Saluran : WhatsApp Kami

Dan Bantu Ikuti : Google News Kami

Related Post

 

×