Bupati Jember : OPD Harus Berkreativitas, Bukan Hanya Berpedoman Pada APBD

Ricky R

January 16, 2022

2
Min Read
Bupati Jember OPD Harus Berkreativitas, Jangan Hanya Mengikuti APBD
Bupati Jember Hendy Siswanto bersama Nara Sumber Acara Ngopi Budaya di Pendopo Wahyawibawagraha (foto: Nawawi)

JEMBER, Pelitaonline.co – Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Jember, terkesan banyak yang menjalankan kerjanya dalam kegiatan rutinitas biasa.

Mayoritas dari OPD, masih mengikuti pedoman penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) saja, tanpa ada kretifitas lain.

Belum ada terobosan-terobosan menonjol yang dihasilkan. Akibatnya hasil kerja mereka tidak begitu istimewa.

Demikian kata Bupati Jember Hendy Siswanto usai acara Ngopi Budaya bertema Virus dan Viral di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu (15/1/2022) malam.

“OPD masih masih melakukan yang teks books saja, sesuai dengan APBD semisal OPD itu mengerjakan ini, ya itu itu saja,” ujarnya

Baca Juga :  Dispendik Jember Tidak Berani Menetapkan Pembelajaran Tatap Muka

Menurutnya, pengerjaan yang bersifat rutinitas, tanpa OPD pun bisa dilakukan, sebab siapapun pasti bisa melakukannya, bahkan satu orang saja mampu menyelesaikan pekerjaan tersebut.

“Saya pasang satu orang saja, bisa selesai semua pekerjaan ini, karena alurnya sudah ada, tinggal menjalankan saja,” tutur pria yang akrab disapa Hendy ini.

Hendy menilai, justru saat ini banyak OPD yang belum mampu menjalankan kewajibannya. Contohnya Camat yang dianggap sebagai kepanjangan tangan dari Bupati yang ada di wilayah.

“Bagaimana seni budaya, bagaimana kearifan lokal di desa, mereka harus mensosialisasikan sampai ditingkat bawah, ini kegiatan kreatifitas hampir tidak ada,” terangnya.

Oleh karena itu di Tahun 2022, Hendy berencana akan melakukan penilaian terhadap semua OPD, bagaimana mereka bisa melayani masyarakat dengan kreatifitas.

Baca Juga :  Pemkab Situbondo Susun Ulang Formasi OPD

“Pasti ada bonus khusus, kalau hanya mengerjakan sesuai dengan APBD, saya tidak terlalu bahagia itu,” jelasnya.

Jika, Camat atau OPD itu bisa turun semua, pasti masyarakat paham mengenai program pemerintah daerah, sebab merekalah yang menjalankan visi misi Bupati.

“Seperti kemarin, padi di tanam di tengah jalan (Warga Desa Glundengan Wuluhan ), harusnya bukan Bupati yang turun, harusnya bapak camat, soalnya yang di lapangan kan mereka,” lanjutnya.

Karena sambung Bupati, Camat yang lebih tahu dengan kejadian tersebut, seharusnya OPD inilah yang turun dan mengedukasi serta bersosialisasi masyarakat terkait rencana pengerjaan proyek jalan.

“Dan kebetulan kejadian itu bersamaan dengan pengerjaan proyek, dan papan proyek pun juga dikerjakan, seperti itulah ide kreatif yang saya maksud,” Tandasnya. (Awi/Yud)

Baca Juga :  DLH Jember Lima Tahun Terakhir Mati Suri, Banyak Tambak Ilegal
Bantu Ikuti Saluran : WhatsApp Kami

Dan Bantu Ikuti : Google News Kami

Related Post

 

×