JEMBER, Pelitaonline.co – Beberapa waktu yang lalu, Jawa Timur menjadi sorotan media, karena tingginya kasus COVID 19 di Pulau Jawa, bahkan beberapa Kota/ Kabupaten memasuki PPKM Level 3 sampai 4.
Namun dibawah komando Gubernur Khofifah Indar Parawansa, saat ini Jawa Timur, sudah bebas dari zona merah. Diketahui sudah 29 kabupaten atau kota di Jawa Timur yang level 3 dan 2.
Situasi itu, sangat berdampak pada dunia pendidikan yakni soal pembelajaran tatap muka bagi anak sekolah dengan catatan pembelajaran tatap muka terbatas dan secara bertahap atau Hybrid Learning.
“Serta harus sangat berhati-hati dan juga menggunakan protokol kesehatan yang ketat, sesuai dengan surat edaran Mendagri Nomer 5 dan direvisi ulang dengan surat bernomer 38. Boleh dilakukan pembelajaran tatap muka terbatas bagi level 3-1,” ujarnya usai meninjau Vaksinasi di SMKN 5 Jember, Kamis (2/9/2021)
Wanita yang pernah menjadi Menteri Sosial (Mensos) ini juga akan memprioritaskan vaksinasi bagi para pelajar, supaya kekebalan tubuh secara kelompok di sekolah segera terwujud.
“Kita mendapat alokasi vaksin Sinovac yang cukup banyak, hal ini sudah dikoordinasikan kepada Menteri Kesehatan. Alhamdulillah kemarin dikirim vaksin yang bisa dipakai untuk remaja atau pada anak usia 12 – 17 tahun,” kata Khofifah
Oleh karena itu, Khofifah juga mengapresiasi kinerja satgas COVID di SMK 5 Jember yang terlihat keren sekali. Sebab berpakaian seragam, sehingga nampak kompak.
“Sangat berpengaruh dan sangat efisien, apalagi di imbangi keseragaman dalam mensinergikan pengawasan antara murid, guru dan orang tua,” bebernya.
Vaksinasi ini diutamakan bagi siswa kelas 12, karena sebentar lagi akan ujian nasional. Sehingga kompetensinya harus diperhatikan oleh guru.
“Proses penguatan sesuai standar kompetensinya juga diperhatikan oleh para guru disekolah. Sehingga anak-anak lulus dari SMK kelas 12 dengan penuh percaya diri,” terangnya.
Pelaksanaan vaksinasi masal sudah berjalan tiga kali, dibeberapa daerah di Jawa Timur, kata Khofifah, salah satunya di Kabupaten Jember.
“Pertama di Mojokerto, kedua di Sidoarjo dan ketiga di Kabupaten Jember tepatnya di SMK 5 Jember, dan diikuti oleh berbagai kota dan kabupaten” tandasnya. (Dig/Awi/Yud)








