Idul Adha, Masjid di Ngancar Akan Gelar Sholat Id dan Qurban Tetapi Terapkan Prokes

Ricky R

July 18, 2021

2
Min Read
Takmir Masjid Baitun Na'im dan tokoh masyrakat saat berembuk. (foto: Ridho)

NGAWI, Pelitaonline.co – Takmir Masjid Baitun Na’im yang berada di Dusun/Desa Ngancar, Kecamatan Pitu jelang hari raya Idul Adha, menggelar Rapat (Rembukan; Red Jawa) panitia terkait Sholat dan Qurban.

Terlihat, rembukan yang digelar Masjid tersebut, tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) pencegahan Corona Virus Disease 2019 yang lebih dikenal dengan sebutan COVID-19.

Hadir dalam acara ini, Muhtarom Wakil Ketua BPD Ngancar sekaligus ketua Takmir Masjid Baitun Na’im, Koordinator Qurban Danuri dan beberapa tokoh masyarakat setempat, Minggu (18/7/21) malam.

Muhtarom mengatakan, Masjid Baitun Na’im tahun tahun 1442 H/2021 ini, akan menyembelih 2 Sapi dan 4 Kambing. Untuk itu kita mengadakan rembukan apa saja yang harus dipersiapkan.

Baca Juga :  Warga Sekitar TMMD Kodim Jember Terima Pelayanan Kesehatan dan Pengurusan Adminduk Gratis

“Alhamdulillah, kita masih bisa berjumpa lagi dengan Idul Adha. Semoga kita semua terhindar dari COVID yang masih belum berlalu,” katanya.

Terkait pelaksanaan Sholat Idul Adha terang Muhtarom, Masjid Baitun Na’im
tetap akan melakukan, tetapi harus patuhi Prokes pencegahan COVID-19.

“Ini semua kan bentuk ikhtiar kita bersama dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19,” tambahnya.

Sementara Warno salah satu Tokoh Masyarakat (Tomas) dusun Ngancar menuturkan bahwa di Masjid Baitun Na’im ini, telah menyiapkan Prokes yang diwajibkan oleh pemerintah.

“Seperti tempat cuci tangan, memakai Masker dan saat Sholat wajib lima waktu maupun sholat Jum’at menjaga jarak dan nantinya Sholat Idul Adha juga demikian, sama menjaga Prokes,” tuturnya.

Baca Juga :  Bung Karna : Keputusan Perda Definitif Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Masyarakat

Jika jamaah merasa kurang enak badan atau kurang Fit kata Warno, diharapkan jangan ke masjid dulu, ini semuanya demi kesehatan bersama.

Demikian juga Qurban, sambung Warno, dalam penyembelihan hewan Qurban hanya boleh dilakukan oleh panitia saja yang boleh hadir. Terkait pembagian dagingnya sistemnya diantarkan door to door agar tidak menimbulkan kerumunan. (Rid/Yud)

Bantu Ikuti Saluran : WhatsApp Kami

Dan Bantu Ikuti : Google News Kami

Related Post

 

×