JEMBER, Pelitaonline.co – Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Jember akan siapkan Posko kebencanaan sebagai langkah antisipasi Tsunami.
Mengingat beberapa hari yang lalu, Badan Meteologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi bakal terjadi Tsunami di pantai selatan Jawa Timur dan salah satunya di Kabupaten Jember.
“Mengaktivasi posko siaga bencana dengan mempersiapkan semua sumberdaya penanggulangan bencana,
seperti Sdm, Sarpras, Peralatan, Peta Hazard, Renkon, Siskom, Pusdalops dan simulasi komando,” ujarnya Kepala BPBD Jember Jamil saat dikonfirmasi melalui Via Whashap, Kamis (10/6/2021)
Menurutnya, sebelum itu dilakukan perlu melakukan pemetaan lokasi dan jalur-jalur evakuasi bersama berkoordinasi dengan pemangku wilayah.
“Mempertimbangkan metode evakuasi yang sekarang sedang disepakati bersama pemangku wilayah, mulai camat dan kepala desa yang berdekatan dengan pesisir pantai selatan,” beber Jamil.
Perlunya relawan kata Jamil, supaya bisa mensosialisasikan masyarakat luas dan media, agar tidak menimbulkan Mis Informasi, dengan begitu dapat mengurangi resiko distorsi informasi.
“Untuk BPBD Jember sendiri menahan diri, untuk tidak sekedar copy paste pernyataan BMKG, tetapi lebih fokus pada upaya mitigasi,” katanya.
Jamil menerangkan, walaupun Isu Tsunami hasil analisis lembaga yang kompeten, tetapi pihaknya lebih memprioritaskan melaksanakan tupoksi nya yakni melaksanakan upaya-upaya mitigasi.
“Diharapkan, masyarakat tetap waspada terhadap ancaman bencana dan banyak berdoa. Karena musibah datangnya dari Tuhan Maha Kuasa,”
Selain itu sambung Jamil, juga melibatkan diri sesuai dengan bidang tugas dan tanggungjawab sosialnya dan memohon kepada Allah SWT, agar senantiasa melindungi umatNya dengan senantiasa menjalankan amanah sesuai ajaranNya. (Awi/Yud)








