JEMBER, Pelitaonline.co – Suprapto salah seorang pesilat dari Perguruan Tjimande menampilkan jurus tunggal Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di depan Bupati Jember Hendy Siswanto.
Pemuda asal Desa Sumberrejo ini memainkan gerakan silat dengan lues di acara penandatanganan Nota Kesepakatan bersama Perguruan Silat se-kabupaten Jember di di Pendopo Wahya Wibawa Graha. Rabu (9/6/2021).
Selain itu, pesilat asal Perguruan Tjimande itu juga memainkan golok dan Toya (Tongkat yang terbuat dari rotan) dengan lincah, terlihat Bupati dan para hadirin yang hadir bertepuk tangan.
“Padahal hampir sepuluh tahun tidak melakukan atraksi, alhamdulillah masih tetap bisa melakukan gerakannya sampai selesai, walaupun dengan nafas terengah-engah,” ujar Suprapto usai beratraksi.
Menurutnya, jurus tersebut merupakan jurus wajib yang harus dimiliki oleh semua perguruan silat di Indonesia, dan biasanya dipertandingkan di tingkat
Nasional.
“Biasanya jurus itu di pertandingkan dalam even pencak silat resmi,” tambah pria yang kerap disapa Shodiq oleh rekan rekannya.
Lebih lanjut, Shodiq mengaku, bangga atas kesempatan yang diberikan oleh Perguruannya, supaya tampil di depan Pimpinan daerah Kabupaten Jember.
“Alhamdulillah saya masih diberikan kepercayaan, meskipun tidak begitu sempurna, tetapi bisa selesai,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Jember Hendy Siswanto menuturkan bahwa pengambilan langkah ini adalah sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap dunia persilatan.
“Karena pencak silat harus lestarikan, dan akan dikembangkan, ada sekitar 30 Perguruan silat di Kabupaten Jember ini sangat hebat sekali,” terangnya
Namun, Hendy berpesan supaya semua organisasi silat tersebut harus bersatu, agar iklim Investasi bisa meningkatkan dengan baik. “Pecak silat tidak boleh hanya tentang bela diri, tetapi harus bisa menggerakkan ekonomi,” Tandasnya. (Awi/Yud)








