BERITA TERKINI – JAKARTA, 11 Agusus 2025. Merah Putih Film Animasi menjadi topik panas di jagat maya menjelang perayaan HUT RI ke-80. Film animasi berjudul Merah Putih: One For All ini awalnya digadang-gadang sebagai karya patriotik yang menggugah semangat persatuan. Namun, alih-alih menuai pujian, film ini justru banjir kritik dari netizen. Apa sebenarnya yang membuat Merah Putih Film Animasi ini menuai sorotan tajam? Mari kita ulas satu per satu.
Latar Cerita yang Mengundang Antusiasme
Merah Putih Film Animasi mengisahkan petualangan delapan anak dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka tergabung dalam “Tim Merah Putih” dengan misi heroik: mencari bendera pusaka yang hilang secara misterius, tiga hari sebelum upacara 17 Agustus.
Premis ini terdengar menjanjikan, mengusung semangat nasionalisme dan keberagaman budaya. Film ini rilis pada 14 Agustus 2025, bertepatan dengan momen kemerdekaan, dan diproduksi oleh Perfiki Kreasindo dengan sutradara Endiarto dan Bintang, serta produser Toto Soegriwo.
Namun, antusiasme publik cepat berubah menjadi kekecewaan. Trailer Merah Putih Film Animasi yang dirilis pada 3 Agustus 2025 di YouTube langsung memicu diskusi sengit. Kata kunci “Merah Putih One” bahkan trending di X pada 8 Agustus 2025, menunjukkan betapa besar perhatian netizen terhadap film ini.








