Transformasi Pendidikan Berbasis Cinta Anak Mewujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua

Lukman Hakim

May 12, 2026

3
Min Read
Peserta pameran gelar karya di aula Dispendik Jember

Pelitaonline.co, JEMBER – 12 Mei 2026
Suasana aula dinas pendidikan Kabupaten Jember Tempak berbeda dari biasanya. Ratusan karya inovatif hasil kreativitas siswa mulai dari dari jenjang TK sampai SMA/SMK memenuhi ruangan dalam acara pameran pendidikan dengan tema “Transformasi Pendidikan Berbasis Cinta Anak Mewujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua”, Senin 11/05/2026.

Acara dihadiri asisten 3 Sekda Ir.Imam Sudarmaji,MSi, Plt kepala BKPSDM, Plt Direktur RSD dr.Soebandi, beberapa camat, pejabat Dispendik, pengawas sekolah,kepala sekolah dan peserta pameran pendidikan. Acara dibuka langsung ketua DPRD Jember H.Ahmad Halim,S.Sos mewakili Bupati Jember Muhammad Fawait yang berhalangan hadir.

Dalam sambutannya Ketua DRPD Jember Ahmad Halim,S.Sos menyampaikan tema transformasi pendidikan berbasis cinta anak yang artinya cerdas, inklusi dan tangguh. Kita wajib bersyukur diberikan anugerah bupati Muhammad Fawait yang dalam bahasa arabnya Fawait berarti orang yang memberi manfaat.

Baca Juga :  Kades Ajung Kalisat Sukiyanto,SPd Serahkan Bantuan 4 Paket Alat Kelengkapan Kader Posyandu
Ketua DRPD Jember Ahmad Halim,S.Sos saat memberi sambutan dan membuka acara pameran gelar karya di aula Dispendik Jember, Senin 11/05/2026

Ahmad Halim menyampaikan kita wajib bersyukur karena beliau sudah mengangkat kesejahteraan tenaga P3K paruh waktu paling banyak dari guru ditengah keputusan yang sulit berkoordinasi dengan kami. Yang kedua tunjangan PNS tidak ada yang diturunkan tidak ada perubahan padahal dibeberapa daerah tunjangan PNS diturunkan. Ketiga langkah strategi mengentaskan kemiskinan adalah memberikan layanan kesehatan gratis (UHC) sekitar 400 M lebih untuk kesehatan masyarakat Jember sehingga beban masyarakat miskin berkurang dan angka BPS sekarang menunjukkan selama 1 tahun 6 bulan beliau menjabat angka kemiskinan di Jember turun, ungkap Ahmad Halim.

Peserta pameran gelar karya di aula Dispendik Jember

Ahmad Halim menambahkan bahwa Kabupaten Jember menjadi prioritas pembangunan nasional karena faktor unsur pimpinan daerahnya. Dan perhatikan hampir tiap Minggu dua Minggu ada menteri, wakil menteri, kepala badan, DPR-RI datang ke Jember. Artinya Jember menjadi tumpuan melompat lebih tinggi karena pintu oleh Jakarta dibuka lebar-lebar untuk Jember termasuk bantuan untuk dinas pendidikan yaitu revitalisasi sekolah.

Baca Juga :  Ada Masalah Tata Kelola Potensi Ekonomi Jember Sangat Besar Namun Rakyatnya Termiskin Di Jatim

Dengan kepemimpinan bupati muda Muhammad Fawait ini tentunya akan membawa Jember kepentas nasional bukan hanya pada dunia pendidikan tetapi juga bidang lainnya karena semua program kementerian ada program yang turun di Jember. Untuk itu kami membutuhkan dukungan bapak ibu semuanya memberikan kepercayaan pada pimpinan daerah, kalau ada yang pindah posisi itu wajar sebagai sarana belajar menambah pengalaman yang berguna menambah wawasan, pungkas Ahmad Halim.

Kadispendik Arief Tjahyono,S.E. saat wawancara bersama awak media, Senin 11/05/2026

Sementara itu kepada awak media Kadispendik Arief Tjahyono,S.E. menyampaikan pameran gelar karya di aula Griya Wiyata ini mewakili kondisi topografi geografis Jember dan kedepan peringatan Hardiknas tidak hanya seremonial saja seperti tanggal 2 kemarin kita adakan talkshow, hari ini gelar karya siswa dan guru, ada praktek baik guru mulai tingkat TK/RA, SD/MI,SMP/MTs, SMA/SMK/MA, SLB dan PKBM. Masyarakat Jember bisa melihat hasil karya ini mulai jam 07.00 sampai jam 15.00 WIB.

Baca Juga :  Temuan BPK Dana Covid 107 Miliar Ada Penyimpangan, DPRD Meradang

Tampilnya kesenian dari Rukun Harapan menurut Arief Tjahyono sebagai bukti adanya keberagaman, multi ras, multi suku, multi agama di Jember tidak ada lagi intoleransi, tidak ada lagi sara dan tidak ada lagi buliying di Kabupaten Jember.

Terkait program revitalisasi sekolah, Kadispendik menjelaskan bahwa tahun 2026 ini kabupaten Jember mendapatkan program revitalisasi sekolah sejumlah 124 titik dengan nilai sekitar 90 M dari anggaran kementerian pendidikan dan ini semua berkat perjuangan Gus Bupati Jember untuk mengetuk pintunya kementerian dan ini terbesar diseluruh Indonesia, pungkas Arief Tjahyono.

Bantu Ikuti Saluran : WhatsApp Kami

Dan Bantu Ikuti : Google News Kami

Related Post

 

×