Sambut HUT ke-81 RI, Pemkab Jember Luncurkan Jember Cinta Kesehatan Tahap Dua Targetkan 10 Ribu Penerima Manfaat

Lukman Hakim

August 18, 2026

2
Min Read

Pelitaonline.co, JEMBER – 18 Agustus 2026.
Pemerintah Kabupaten Jember terus memperluas jangkauan akses layanan kesehatan inklusif bagi masyarakat. Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Bupati Jember Gus Fawait secara resmi meluncurkan kelanjutan program Jember Cinta Kesehatan (JCK) Tahap Dua di Pondok Pesantren Nurul Islam (NURIS), Antirogo, Sumbersari, Senin (17/8/2026)

Program Jember Cinta Kesehatan (JCK) Tahap Dua di Pondok Pesantren Nurul Islam (NURIS), Antirogo, Sumbersari, Senin (17/8/2026).

Program bakti sosial medis skala besar ini dirancang untuk memotong rantai antrean panjang penanganan medis di rumah sakit umum sekaligus mendekatkan akses pelayanan bagi warga yang memiliki keterbatasan mobilitas maupun geografis. Pemkab Jember menargetkan program ini mampu menjangkau hingga 10 ribu penerima manfaat dari berbagai kelompok usia.

Ketua Tim Pengarah Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D) Bidang Kesehatan Kabupaten Jember, dr. Ulfa Elfiah, menyampaikan bahwa pendataan lapangan saat ini telah mengantongi sekitar 4 ribu sasaran awal.

Baca Juga :  Jember Kembali Raih Opini WTP atas LKPD 2025, Buah Kerja Keras dan Komitmen Transparansi

​”Cakupan layanannya tidak hanya ditujukan bagi kalangan pelajar, melainkan seluruh lapisan warga dari segala rentang usia. Kami ingin persoalan kesehatan di Jember dapat tertangani secara tuntas melalui pelayanan langsung di tengah-tengah warga,” ujar Ulfa.

Beragam intervensi medis gratis yang disediakan dalam program JCK Tahap Dua ini meliputi:
– ​Pelayanan Medis: Pengobatan gratis, operasi bedah katarak, serta penanganan kelainan bawaan (kongenital).
– Bantuan Alat Penunjang Medis: Penyaluran alat bantu dengar, kacamata korektif, hingga pembuatan dan pemasangan protesa (kaki dan tangan palsu).

Pembiayaan program strategis ini ditopang melalui kolaborasi lintas sektor, menggabungkan alokasi anggaran Pemkab Jember, dana Corporate Social Responsibility (CSR) sektor swasta, serta dukungan organisasi non-pemerintah (NGO).

Baca Juga :  Koperasi Bentukan Bupati Jember Hendy Siswanto Layak Dibubarkan, Kenapa?

Bupati Jember, Gus Fawait, menegaskan bahwa JCK Tahap Dua memiliki cakupan yang jauh lebih luas dibandingkan periode sebelumnya yang menitikberatkan pada Universal Health Coverage (UHC) Prioritas dan program dokter keluarga. Salah satu keunggulan JCK tahun ini adalah keterbukaan akses bagi masyarakat di luar Kabupaten Jember.

​”Kabar baiknya, program ini tidak terbatas hanya untuk warga Jember. Masyarakat dari luar daerah, warga Jawa Timur, bahkan seluruh warga Indonesia yang membutuhkan penanganan medis seperti operasi katarak atau pembagian kaki palsu diperkenankan mendaftar,” jelas Gus Fawait.

Masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan medis gratis ini dapat mendaftarkan diri melalui saluran layanan Wadul Gus’e atau berkoordinasi langsung melalui puskesmas terdekat.

Baca Juga :  Prestasi Membanggakan! Dua Siswi SMPN 1 Mayang Perkuat Kontingen Jember di Jambore Nasional XII 2026

​Terkait pemilihan Pondok Pesantren NURIS sebagai lokasi peluncuran, Gus Fawait menyebut hal itu sebagai bentuk penghormatan atas sejarah panjang kiai dan santri dalam memperjuangkan kemerdekaan. Sinergi tersebut kini dilanjutkan dalam bentuk pembangunan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan sosial-kesehatan bagi masyarakat luas.

Bantu Ikuti Saluran : WhatsApp Kami

Dan Bantu Ikuti : Google News Kami

Related Post

 

×