Pelitaonline.co – JEMBER – 21 Agustus 2025.
Sistem pengelolaan sampah yang ada di setiap tempat pembuangan sampah ( TPS) adalah tugas bersama setiap orang dan masing masing petugas kebersihan.
Kebersihan merupakan tanggung jawab bersama sesuai dengan koridor para dawuh guru atau kyai yaitu Annadofatu Minal Iman (kebersihan itu adalah sebagian dari iman) dalam ajaran agama Islam. Jadi ketika dimana mana terjadi kotor maka mencerminkan bahwa keimanan kita terhadap kepatuhan untuk membuang sampah ditempatnya kurang bagus atau masih rendah yang berakibat kotornya pada lingkungan.
Suprihando selaku kepala dinas lingkungan hidup (DLH) menyampaikan bahwa kita membutuhkan penanganan yang serius masalah sampah karena tahun 2025 menurut arahan kementerian lingkungan hidup akan ada branding baru untuk Adipura.
Jadi bagaimana upaya agar kabupaten Jember betul betul jadi kota santri sesuai dengan semboyan Gus Bupati Jember yaitu Jember Baru, Jember Maju tentunya harapan kita semua semakin bersih semakin asri dan indah. Sehingga nyaman untuk wisatawan yang berkunjung ke Jember.
Terkait dengan permasalahn tenaga Non ASN R4 DLH, Suprihandoko menyampaikan selamat kepada para pejuang kebersihan yang ada dilingkungan hidup sejumlah 248 orang yang sudah diberi kepercayaan oleh Gus Bupati pengakuan terhadap tenaga non ASN kategori R4 yang ada di dinas lingkungan hidup..
Mudah mudahan yang sudah menandatangani fakta integritas akan menciptakan peningkatan kebersihan keindahan dan kenyamanan seluruh wilayah kabupaten Jember.
Untuk meningkatkan kinerja petugas kebersihan R4, Suprihandoko kepala dinas lingkungan hidup tidak lama lagi akan mempertajam tugas fungsi penyapu jalan di radius mana dan apa yang akan dilakukan akan segera dirumuskan bersama dengan UPT pengelola sampah yang sudah ada kepala UPT dan pembantunya.
Tujuan utamanya adalah untuk menghindari dan mengantisipasi branding kota kotor dipenghargaan Adipura 2025. DLH akan segera menyempurnakan kembali tugas para koordinator lapangan para petugas tukang sapu jalan dan apa saja tugas yang harus dilaksanakan. Selanjutnya akan berkoordinasi dengan dinas Kominfo untuk bisa membuatkan aplikasi gogle maps sehingga dapat mengetahui kerja para petugas kebersihan,pungkas Suprihandoko. ( Lhk)








