Rumah Dinas Kebun Kota Blater di Tempati Bantuan Banjir

Ricky R

January 16, 2021

2
Min Read

Bantuan Sembako di Rumah Dinas Kebun Kota Blater, (Foto: Nawawi).

Jember, Pelitaonline.co – Pemerintah Desa Curahnongko, Kecamatan Tempurrejo menyalurkan bantuan Sembako dan obat-obatan kepada warga yang menjadi korban banjir.

Bantuan yang disalurkan diperoleh dari beberapa instansi seperti PTPN 12 Kota Blater, PTPN Tempurejo, PTPN Mumbulsari, PTPN Silosanen, Perhutani, Alfa Mart dan RSUD Kaliwates.

Menurut Kepala Kasun Kota Blater Hari Wantori saat di konfirmasi mengatakan, pengumpulan bantuan di tempatkan di Rumah Dinas PTPN 12 Kota Blater.

“Disini lokasinya cukup tinggi, selain itu, juga paling strategis untuk penyaluran bantuan terhadap wilayah yang terdampak banjir, keluar masuk kendaraan mudah,” Ujarnya

Baca Juga :  Lima Gudang Tembakau Terbakar, PTPN X Kooperatif Ikuti Pemeriksaan Polisi

Di tempat lainnya imbuh Hari, telah terendam banjir, makanya Pemdes memilih Rumah dinas sebagai tempat pendistribusian bantuan.

Lebih lanjut, Kata dia, bahwa kemungkinan besar bantuan tersebut akan terus dilakukan hingga kondisi aman, Hari menduga akan ada banjir susulan.

“Kemungkinan akan terus berlanjut mas, sampai banjir ini benar-benar selesai dan masyarakat dapat beraktifitas kembali,” katanya.

Setidaknya sambung Hari, bantuan tersebut akan disalurkan di beberapa lokasi yang terdampak banjir mulai dari Gladak Putih, Terate dan Lebeng.

“Secara keseluruhan yang terdampak Banjir ada 468 KK dan bantuan sembako berupa Beras, Mie goreng, Gula, Minyak dan obat obatan,” Ungkapnya.

Ia Berharap melalui bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat terdampak bencana, sehingga dapat mengurangi trauma yang di alaminya. “Semoga adanya bantuan ini dapat membantu meringankan masyarakat.” harapnya.

Baca Juga :  Diskon Tiket Kereta Lebaran 2025: Kesempatan Hemat untuk Mudik Nyaman

Sementara itu Wakil manager (Wamen) PTPN 12 Kota Blater Yudi saat hendak diwawancari media ini, belum bisa mengatakan karena pendataan bantuan yang dilakukan belum selesai.

“Datanya belum terkumpul semua dan ini program desa, jadi langsung saja tanya petugas dari desa atau kepala desa, sini hanya ketempatan.” Tandasnya (Awi/Yud)

Bantu Ikuti Saluran : WhatsApp Kami

Dan Bantu Ikuti : Google News Kami

Related Post

 

×