Ciri khas dan Desain Dasar Pakaian Dinas
Pakaian Dinas Harian umumnya menggunakan model kemeja berlengan pendek atau panjang yang ramping. Potongannya menyesuaikan bentuk tubuh agar terlihat rapi dan segar. Pakaian Dinas Harian jarang memiliki saku tambahan selain di dada kiri dan kanan. Tampilannya sangat bersahaja namun tetap tegas. Pilihan warna untuk Pakaian Dinas Harian biasanya cenderung netral, terang, atau lembut.
Sebaliknya, Pakaian Dinas Lapangan memiliki potongan yang lebih longgar. Potongan ini memberikan ruang gerak ekstra bagi pemakainya saat bekerja keras. Pakaian Dinas Lapangan dilengkapi dengan banyak saku kantong atau kantong kargo. Saku ini berguna untuk menyimpan berbagai perlengkapan kerja lapangan. Oleh karena itu, faktor desain menjadi titik perbedaan PDH dan PDL yang paling mudah Anda kenali.
Karakteristik Bahan Kain yang Digunakan
Pemilihan bahan kain merupakan faktor krusial dalam pembuatan seragam dinas. Bahan untuk Pakaian Dinas Harian harus terasa lembut dan dingin saat menyentuh kulit. Pengrajin konveksi sering memakai kain katun, american drill, atau japan drill halus. Bahan-bahan ini mampu menyerap keringat dengan sangat baik di dalam ruangan. Anda akan tetap merasa segar meskipun duduk berjam-jam di depan komputer.
Sebaliknya, Pakaian Dinas Lapangan menggunakan kain yang tebal dan sangat kuat. Kain ripstop adalah contoh bahan Pakaian Dinas Lapangan yang paling populer. Kain ini memiliki tekstur kotak-kotak yang tahan terhadap robekan fisik. Bahan drill tebal juga sering menjadi pilihan untuk medan luar ruangan. Perbedaan jenis kain ini semakin mempertegas perbedaan PDH dan PDL dari segi kualitas fisik.
Jenis Atribut yang Terpasang pada Seragam
Atribut pada seragam dinas berfungsi sebagai penanda identitas dan jabatan seseorang. Pada Pakaian Dinas Harian, atribut diletakkan secara rapi dan minimalis. Anda hanya akan melihat papan nama, logo instansi, dan tanda pangkat kecil. Bahan atribut untuk Pakaian Dinas Harian biasanya terbuat dari logam berkilau atau bordir halus. Hal ini menjaga estetika baju agar tetap terlihat elegan dan rapi.
Di sisi lain, atribut Pakaian Dinas Lapangan dibuat lebih fungsional dan aman. Atribut pada Pakaian Dinas Lapangan menggunakan bahan kain bordir tebal atau sistem perekat Velcro. Pemasangan dengan Velcro memudahkan pemakai melepas atau memasang atribut saat bertugas. Langkah ini mencegah atribut tersangkut saat pemakai bergerak di area rimbun atau sempit. Hal tersebut menjadi salah satu bukti mendasar terkait perbedaan PDH dan PDL dari sisi keselamatan.
Berikut adalah beberapa atribut yang membedakan kedua seragam tersebut:
- Papan nama logam mengkilap dipasang khusus untuk Pakaian Dinas Harian.
- Papan nama kain bordir fleksibel dipasang khusus untuk Pakaian Dinas Lapangan.
- Emblem bahu timbul dipakai di dalam ruangan untuk kesan formal.
- Badge Velcro praktis dipasang pada lengan baju Pakaian Dinas Lapangan.
- Tanda pangkat logam mengkilap dipasang pada kerah Pakaian Dinas Harian.
- Tanda pangkat bordir kain ditempel erat pada Pakaian Dinas Lapangan.








