Di balik sensasi link video Nurma HMT yang terus diburu, terselip pelajaran pahit untuk semua. Kasus ini adalah alarm keras tentang bahaya mematikan dari konten intim berbasis imbalan uang. Bocornya rekaman itu membuktikan betapa rentannya privasi di dunia digital.
Skandal 33 Ribu Ringgit ini juga menyoroti kerapuhan kreator muda di tengah bayang-bayang eksploitasi dan godaan uang instan. la menjadi pengingat piluh : literasi digital bukan hanya soal keterampilan teknis, tapi juga pertahanan mental, pemahaman risiko, dan ketaatan pada etika di ruang maya yang seringkali kejam.
Hingga saat ini, perburuan link video Nurma HMT masih terus berlangsung. Tapi yang lebih penting dari sensasi sesaat itu adalah pertanyaan besar yang menggantung : Akankah kita hanya menjadi penonton yang menyebarkan link, atau mulai membangun ekosistem digital yang lebih manusiawi dan melindungi.(*/Red)








