Pada periode kedua (2009-2014), Jenderal Susilo Bambang Yudhoyono berpasangan dengan Boediono. Ia berhasil menyelesaikan dua periode kepresidenan, sesuatu yang belum pernah terjadi di era reformasi sebelumnya. Meski begitu, masa kepemimpinannya tak luput dari kritik, terutama soal pemberantasan korupsi. Namun, banyak yang mengakui stabilitas ekonomi di eranya, dengan pertumbuhan yang cukup konsisten.
Prestasi dan Kontribusi Jenderal Susilo Bambang Yudhoyono
Jenderal Susilo Bambang Yudhoyono punya banyak catatan prestasi. Salah satunya adalah keberhasilannya mengakhiri konflik Aceh melalui perjanjian damai pada 2005. Atas pencapaian ini, ia dijuluki “Bapak Perdamaian”. Ia juga aktif di panggung internasional, seperti saat menjabat Ketua ASEAN pada 2011. Penghargaan Champions of the Earth dari PBB pada 2014 menjadi bukti dedikasinya terhadap isu lingkungan.
Selain itu, SBY juga dikenal sebagai intelektual. Ia meraih gelar doktor di bidang Ekonomi Pertanian dari IPB pada 2004. Tak hanya itu, ia menerima 12 gelar doktor honoris causa dari berbagai universitas dunia. Keren, kan? Jenderal Susilo Bambang Yudhoyono juga menunjukkan sisi humanisnya lewat hobi musik dan melukis. Ia bahkan merilis tiga album pop, seperti Rinduku Padamu (2007) dan Evolusi (2009).
Aktivitas Terkini Jenderal Susilo Bambang Yudhoyono
Hingga 2025, Jenderal Susilo Bambang Yudhoyono tetap aktif. Ia sering memberikan pandangan soal isu global, seperti perubahan iklim dan perdamaian dunia. Pada April 2025, ia bertemu Menteri Ekonomi Kreatif untuk berbagi pengalamannya melukis, yang telah menghasilkan lebih dari 350 karya sejak 2021. Keren, bukan, seorang jenderal yang juga seniman? Ia juga aktif di media sosial, terutama melalui akun X @SBYudhoyono, menyampaikan pandangan tentang kebijakan pemerintah.
Baru-baru ini, Jenderal Susilo Bambang Yudhoyono menghadiri peresmian Kampus Bhinneka Tunggal Ika Universitas Pertahanan pada Juni 2025. Ia memuji Presiden Prabowo Subianto atas pengembangan universitas ini, yang ia rintis saat menjabat. SBY juga menyinggung strategi “dual track” Prabowo dalam diplomasi ASEAN, menunjukkan bahwa ia masih relevan dalam diskusi politik.
Kehidupan Pribadi dan Warisan
Jenderal Susilo Bambang Yudhoyono menikah dengan Kristiani Herawati, putri Jenderal Sarwo Edhi Wibowo. Mereka dikaruniai dua anak, Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono. Agus mengikuti jejak ayahnya sebagai prajurit TNI, sementara Edhie aktif di politik sebagai anggota DPR. Kehidupan keluarga SBY kerap jadi sorotan, termasuk saat ia menghadiri acara keluarga seperti pernikahan cucunya pada 2025.








