Haflah Akhirussanah Adalah Perayaan Kelulusan Islami, Begini Penjelasannya

Ricky R

September 12, 2025

5
Min Read
Haflah Akhirussanah Adalah Perayaan Kelulusan Islami

Kegiatan yang Biasa Ada di Haflah Akhirussanah

Setiap Haflah Akhirussanah punya ciri khas, tapi ada beberapa kegiatan yang umum ditemui. Berikut beberapa di antaranya:

  • Pembacaan Al-Qur’an: Biasanya acara dibuka dengan tilawah untuk mengundang keberkahan.
  • Pentas Seni Islami: Santri menampilkan drama, sholawatan, atau tarian bernuansa Islam.
  • Pidato atau Tausiyah: Ulama atau tokoh agama berbagi nasihat penuh hikmah.
  • Pemberian Penghargaan: Santri berprestasi mendapat piagam atau hadiah.
  • Doa Bersama: Momen penutup untuk memohon keberkahan di masa depan.

Kegiatan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkuat nilai-nilai keislaman. Haflah Akhirussanah adalah wadah bagi santri untuk menunjukkan bakat, seperti hafalan Al-Qur’an atau kemampuan membaca kitab kuning.

Baca Juga :  Jenis-jenis Lembaga Pendidikan di Indonesia dan Perannya dalam Masyarakat

Perbedaan Haflah Akhirussanah dan Wisuda

Banyak yang mengira Haflah Akhirussanah adalah wisuda. Padahal, keduanya berbeda. Wisuda lebih fokus pada prosesi formal penyerahan ijazah sebagai tanda kelulusan dari satu jenjang pendidikan. Sementara itu, Haflah Akhirussanah merupakan perayaan yang lebih luas, tidak hanya untuk lulusan, tetapi juga untuk menutup tahun ajaran. Acara ini lebih kental dengan nuansa Islami dan sering diadakan di pesantren atau madrasah.

Misalnya, di wisuda, fokusnya adalah seremoni kelulusan. Sedangkan Haflah Akhirussanah bisa menjadi momen refleksi, syukur, dan hiburan. Acara ini tidak selalu menandakan kelulusan, tapi bisa juga untuk merayakan pencapaian selama setahun. Jadi, meski sama-sama meriah, Haflah Akhirussanah punya makna yang lebih holistik.

Baca Juga :  Menguak Misteri Kota Bawah Tanah Turki Derinkuyu yang Menakjubkan

Tradisi Haflah Akhirussanah di Indonesia

Di Indonesia, Haflah Akhirussanah adalah tradisi yang sudah mengakar di banyak pesantren. Misalnya, Pondok Pesantren Darul Ulum Kepuhdoko, Jombang, menggelar Haflah Akhirussanah pada Mei 2025. Acara ini dihadiri santri, guru, dan wali murid, dengan agenda seperti pembacaan Al-Qur’an dan pemberian penghargaan. Pimpinan pesantren, KH Musta’in Hasan, menyebut acara ini sebagai momen refleksi dan motivasi untuk santri.

Begitu juga di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta. Haflah Akhirussanah Persada UAD 2025 digelar pada Agustus dengan tema “Simfoni Akhir Perjalanan, Harmoni Awal Pengabdian”. Acara ini menegaskan bahwa Haflah Akhirussanah adalah titik awal pengabdian santri di masyarakat, bukan akhir perjuangan.

Baca Juga :  Biaya SMK Tata Boga: Investasi Cerah untuk Masa Depan Kuliner
Bantu Ikuti Saluran : WhatsApp Kami

Dan Bantu Ikuti : Google News Kami

Related Post

 

×