ENSIKLOPEDIA – JAKARTA, 25 Juni 2025. Bayangkan sebuah kota yang tersembunyi di bawah tanah, lengkap dengan rumah, gereja, hingga sekolah, mampu menampung ribuan orang. Itulah kota bawah tanah Turki, tepatnya Derinkuyu, sebuah keajaiban arkeologi di wilayah Cappadocia.
Ditemukan secara tak sengaja pada 1963, kota ini jadi bukti kecerdasan manusia kuno. Dengan kedalaman hingga 85 meter dan 18 tingkat, Derinkuyu bikin kita bertanya: siapa yang membangunnya, dan untuk apa? Yuk, kita jelajahi kisah menarik di balik kota bawah tanah Turki ini dengan gaya santai tapi penuh fakta!
Sejarah Kota Bawah Tanah Turki: Awal Mula Derinkuyu
Kota bawah tanah Turki, khususnya Derinkuyu, diperkirakan mulai dibangun sekitar abad ke-8 hingga ke-7 SM oleh bangsa Frigia, meski beberapa bukti menunjukkan pembangunan bisa lebih tua, bahkan dari 2000 SM. Terletak di Provinsi Nevşehir, kota bawah tanah Turki ini punya luas 4 km² dan mampu menampung hingga 20.000 orang, lengkap dengan ternak dan cadangan makanan. Menariknya, kota ini bukan sekadar gua biasa. Ada sistem ventilasi canggih, terowongan komunikasi, dan pintu batu raksasa untuk keamanan.
Menurut penelitian Departemen Kebudayaan Turki, gua-gua awal di Cappadocia digali pada batuan vulkanik lunak oleh bangsa Frigia. Saat era Romawi, penduduk Kristen setempat memperluas kota bawah tanah ini dengan menambahkan kapel dan prasasti berhuruf Yunani.
Hingga abad ke-20, kota ini masih digunakan sebagai tempat perlindungan dari penindasan, seperti saat Kekaisaran Ottoman berkuasa. Baru pada 1923, setelah pertukaran populasi Yunani-Turki, Derinkuyu ditinggalkan.








