Gapoktan Desa Semboro Terima Bantuan Mesin Panen Combine Harvester dari Kementan

Lukman Hakim

August 21, 2026

2
Min Read

Pelitaonline.co, JEMBER -.21 Agustus 2026.
Upaya mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional terus digelorakan hingga tingkat daerah. Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Semboro, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember, resmi menerima bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa combine harvester (mesin pemanen padi) dari Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia. Penyerahan unit bantuan pascapanen ini diterima langsung oleh Ketua Gapoktan Desa Semboro untuk menaungi kebutuhan 9 kelompok tani yang ada di wilayah tersebut.

Gapoktan Desa Semboro, Kecamatan Semboro saat menerima bantuan, Kamis 20/08/2026

Percepatan Mekanisasi Pertanian di Kabupaten Jember
​Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Penyuluhan Pertanian Dinas TPHP Kabupaten Jember, Moch. Kosim, S.TP., M.P., mengonfirmasi bahwa penyaluran alsintan ini merupakan bagian dari program distribusi berkelanjutan pemerintah pusat untuk mendukung efisiensi sektor pertanian.

Baca Juga :  Pul Kumpul PAO Karena Kita Ada Untuk Bersama Satu Meja Seribu Cerita Sejuta Sahabat

​”Sampai hari ini, Rabu (20/08/2026), jumlah bantuan combine harvester yang sudah kami distribusikan mencapai 16 unit. Harapan kami, bantuan ini dapat secara nyata mendukung kebijakan nasional Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan target swasembada pangan,” ujar Moch. Kosim.

Pemerintah melalui Kementan menyalurkan bantuan alsintan secara komprehensif, mencakup fase pra-panen hingga pascapanen:
Fase Pra-Panen : Pengadaan unit traktor, cultivator, hingga alat penyemprot (sprayer).
Fase Pascapanen : Penyediaan combine harvester untuk memodernisasi pemanenan.

Efisiensi Waktu dan Menekan Angka Kehilangan Hasil (Losses)
Penerapan teknologi mekanisasi ini memberikan dampak signifikan terhadap produktivitas petani. Penggunaan combine kemanfaatannya lebih efisien waktu. Kalau sebelumnya panen 1 hektar membutuhkan waktu 3 hari maka dengan combine ini hanya membutuhkan waktu beberapa jam saja.

Baca Juga :  Program Perdana Pemkab Jember Kawal Desa, Penguatan Administrasi Pemdes Di Sukorambi

Penggunaan mesin pemanen ini tidak hanya memangkas durasi kerja secara drastis, tetapi juga mengamankan volume hasil panen petani secara maksimal, tegas Moch.Kosim

Komitmen Transparansi dan Bebas Pungli.
Moch. Kosim menegaskan pentingnya akuntabilitas dan penyalahgunaan wewenang dalam pengelolaan bantuan negara. Pihaknya berkomitmen penuh mengawal marwah Kementerian Pertanian agar seluruh bantuan sampai ke tangan masyarakat tanpa hambatan atau biaya terselubung.

​”Pesan dan harapan kami kepada para petani agar alat ini dimanfaatkan semaksimal mungkin demi kesejahteraan bersama. Kami membawa marwah Kementan untuk menghindari praktik KKN, termasuk melarang keras adanya segala bentuk pungutan dalam proses pendistribusian alsintan ini,” pungkasnya.

Peliput : Lukman Hakim

Bantu Ikuti Saluran : WhatsApp Kami

Dan Bantu Ikuti : Google News Kami

Related Post

 

×