Edukasi Sejak Dini, SDN Antirogo 02 Jember Gelar Pelatihan Pembuatan Eco Enzim

Lukman Hakim

July 18, 2026

2
Min Read

Pelitaonline.co, JEMBER – 18 Juli 2026.
Sebagai wujud nyata kepedulian dunia pendidikan terhadap permasalahan sampah, UPTD Satdik SDN Antirogo 02 Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, menggelar kegiatan sosialisasi edukasi pengolahan sampah dan pembuatan eco enzim, Sabtu (18/07/2026).

Kegiatan yang berlangsung interaktif ini melibatkan sinergi dengan World Cleanup Day Indonesia (WCDI) Kabupaten Jember. Pelatihan ini diikuti oleh 12 orang guru dan 22 siswa yang merupakan perwakilan dari kelas 4, 5, dan 6.

Kepala SDN Antirogo 02 Sumbersari, Henny Retno Resmita, menjelaskan bahwa kolaborasi bersama WCDI ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman mendalam mengenai tata kelola sampah di lingkungan sekolah.

Baca Juga :  Kecamatan Sukorambi Gelar Gerak Jalan Tingkat Pelajar Awali Semarak HUT RI ke 80

​”Tujuan utama kegiatan ini adalah agar anak-anak dan guru mengerti serta paham cara memilah sampah di sekolah. Selain itu, mereka juga diajarkan untuk membuat eco enzim sendiri dengan memanfaatkan bahan dasar sampah organik dari sisa buah segar,” ujar Henny.

Bangun Karakter Peduli Lingkungan Sejak Dini
​Hadir sebagai narasumber, Ketua WCDI Kabupaten Jember, Parmuji, menekankan pentingnya pembentukan karakter peduli lingkungan sejak usia sekolah dasar. Menurutnya, kebiasaan baik yang dipupuk sejak dini akan melekat hingga anak-anak beranjak dewasa.

Parmuji ketua WCDI Kabupaten Jember saat memberikan materi kepedulian sampah dan lingkungan sejak usia dini, Sabtu 18/07/2026

“Pendidikan karakter peduli lingkungan, khususnya terkait pengelolaan sampah, harus dibiasakan baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Karakter ini yang akan menjadi kebiasaan hidup sehari-hari mereka kelak,” terang Parmuji.

Baca Juga :  Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan 2026 di Jember: Padukan Seni, Edukasi, dan Kesadaran Ekologi

Lebih lanjut, Parmuji optimis bahwa kesadaran yang dibangun dari lingkup terkecil ini dapat memberikan dampak besar bagi masyarakat luas di masa depan.

​”Jika masyarakat sudah peduli terhadap lingkungan, maka dampak buruk akibat sampah—seperti penyebaran penyakit dan bencana banjir—akan dapat dieliminasi sedini mungkin,” pungkasnya.

Melalui pelatihan pembuatan eco enzim ini, SDN Antirogo 02 Sumbersari berharap para siswa tidak hanya membawa pulang ilmu baru, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu menularkan kebiasaan memilah sampah di lingkungan keluarga mereka masing-masing.

Jurnalis : Lukman Hakim

Bantu Ikuti Saluran : WhatsApp Kami

Dan Bantu Ikuti : Google News Kami

Related Post

 

×