SPMB 2026 Kabupaten Jember Dimulai: Jalur Domisili Jadi Penentu, Beberapa Sekolah Mulai Penuhi Kuota

Lukman Hakim

June 23, 2026

3
Min Read

Pelitaonline.co, ​JEMBER – 23 Juni 2026.
Tahapan pendaftaran ulang Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026 di Kabupaten Jember resmi dimulai di beberapa sekolah. Pada pelaksanaan tahun ini, penerimaan siswa baru terbagi ke dalam beberapa jalur utama, yakni Jalur Afirmasi (bagi keluarga kurang mampu dan penyandang disabilitas), Jalur Mutasi/Perpindahan Tugas (termasuk bagi anak guru yang mengajar di sekolah tujuan), serta Jalur Domisili (berdasarkan jarak terdekat dari Kartu Keluarga ke sekolah, yang sebelumnya dikenal sebagai zonasi).

SPMB hari pertama jalur domisili di SDN Jember Kidul 04 Kecamatan Kaliwates, Senin 22/06/2026

Berdasarkan pantauan hingga Senin (22/6/2026), proses pendaftaran di tingkat SD maupun SMP menunjukkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat. Berikut adalah detail situasi di beberapa sekolah.

Pantauan Tingkat Sekolah Dasar (SDN)
​Tiga Sekolah Dasar Negeri (SDN) terpantau membuka kuota yang sama, yakni masing-masing 2 rombongan belajar (rombel) dengan total kapasitas 56 siswa. Namun, dinamika pengisian jalur masuk di setiap sekolah cukup beragam.

Baca Juga :  PPK Tanggul Hari Ini Gelar Rekapitulasi Perhitungan Hasil Suara Pemilu 2024

1. SDN Jember Kidul 04 Kecamatan Kaliwates
​Panitia penerimaan siswa baru, Budi Wardoyo, S.Pd., mengungkapkan bahwa hingga Senin (22/6), tercatat sudah ada 43 pendaftar.
​Jalur Afirmasi dan Mutasi: Sudah terisi sebanyak 17 siswa.
​Sisa Kuota: Tersisa 39 kursi lagi yang akan diperebutkan melalui seleksi jalur domisili dan pertimbangan faktor umur.

2. SDN Jember Lor 02 Kecamatan Patrang
​Situasi serupa dilaporkan oleh Nurdiansyah, S.Pd., selaku panitia setempat. Hingga hari Senin, jumlah pendaftar telah menyentuh angka 44 siswa.
​Jalur Afirmasi dan Mutasi : Sudah meloloskan 15 siswa.
​Sisa Kuota: Tersisa 41 kursi untuk diseleksi berdasarkan jalur domisili dan pertimbangan umur.

3. SDN Glagahwero 01 Kecamatan Kalisat
​Kepala Sekolah SDN Glagahwero 01, Endhika, S.Pd., memaparkan bahwa jumlah pendaftar di sekolahnya sudah mencapai 42 siswa pada Senin (22/6).
​Jalur Afirmasi dan Mutasi: Terisi 12 siswa dengan rincian 10 siswa dari jalur afirmasi dan 2 siswa dari jalur mutasi.
​Sisa Kuota: Tersisa 44 kursi yang kini beralih ke tahap seleksi jalur domisili dan pertimbangan umur. Dari quota 56 siswa atau 2 rombel ini masih kurang 2 siswa yang akan terpenuhi targetnya di pendaftaran hari kedua dan ketiga, pungkas Endhika.

Baca Juga :  Penerima BST di Desa Sumberrejo 2021 Berkurang

Pantauan Tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMPN)
​Perkembangan signifikan juga terlihat di tingkat SMP, salah satunya di UPTD Satdik SMPN 4 Jember, Kecamatan Patrang.
​Humas SMPN 4 Jember, Bapak Adi, menjelaskan bahwa total kuota yang disediakan sekolahnya adalah 7 rombel atau setara 224 siswa.

Tahap 1: Kuota sebesar 50% atau 112 siswa telah terpenuhi melalui jalur prestasi, afirmasi, dan mutasi.
Tahap 2 (Jalur Domisili): Pada hari pertama pembukaan tahap 2 (Senin, 22/6) hingga pukul 12.10 WIB, jumlah pendaftar jalur domisili murni sudah mencapai 116 siswa. Jika ditotal dengan Tahap 1, jumlah peminat saat ini sudah melebihi target daya tampung sekolah.

​”Meskipun sudah penuh, di hari kedua dan ketiga kami tetap akan menerima pendaftaran. Artinya, dari semua pendaftar yang masuk melalui jalur domisili ini, prioritas utama kelulusan tentu akan didasarkan pada jarak terdekat dari rumah ke sekolah,” jelas Bapak Adi.

Baca Juga :  Antisipasi Pelanggaran Hukum Ratusan Poktan Jember Ikuti Bimtek Optimasi Lahan Bersama APH Kejari Jember

Sebagai informasi tambahan bagi para orang tua murid, pada Tahap 2 ini setiap pendaftar diberikan hak untuk memilih tiga (3) sekolah di dalam sistem online.
​Pilihan 1: SMPN 4 Jember
​Pilihan 2 & 3: Dapat memilih sekolah alternatif terdekat lainnya, seperti SMPN 10 Jember atau SMPN 7 Jember.

​Proses seleksi dan pendaftaran ulang diprediksi akan terus berjalan ketat hingga beberapa hari ke depan, dengan akurasi data domisili/KK dan usia sebagai kunci utama kelulusan calon siswa baru. (Lhk)

Bantu Ikuti Saluran : WhatsApp Kami

Dan Bantu Ikuti : Google News Kami

Related Post

 

×