Pelitaonline.co, JEMBER – 24 Mei 2026.
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Rakyat Kabupaten Jember menggelar rapat konsolidasi penting pada Jum’at malam (22/5/2026) di Sekretariat Gerak Jember, Jl. Semeru, Sumbersari. Rapat ini fokus pada agenda melengkapi personalia pengurus serta pembahasan program kerja strategis ke depan. Pertemuan tersebut menegaskan arah gerakan yang bertumpu pada tiga pilar utama: Ormas (sosial kemasyarakatan), Partai Politik (pemenangan pemilu/pilkada), dan Yayasan (penggalangan dana mandiri).
Tiga Pilar Gerakan dan Perluasan Jaringan
Ketua DPD Gerakan Rakyat Kabupaten Jember, Bambang Suprapto, SH, dalam pengarahannya memaparkan kronologis terbentuknya Gerakan Rakyat dari tingkat pusat hingga daerah. Ia menekankan pentingnya pembentukan kepengurusan yang masif hingga ke tingkat paling bawah.
“Pembentukan DPC di seluruh Kabupaten Jember terus kita upayakan, yang kemudian akan diperkuat oleh DPRt di tingkat kelurahan/desa, hingga DPARt di tingkat Dusun, RW, dan RT,” ujar Bambang.
Bambang menjelaskan bahwa masyarakat dari berbagai latar belakang, termasuk PNS, TNI, dan POLRI yang secara regulasi tidak boleh berpolitik, tetap dapat menyalurkan aspirasi sosialnya melalui Ormas Gerakan Rakyat yang berlogo Kentongan.
Untuk menyokong operasional organisasi, Yayasan Gerakan Rakyat akan segera didaftarkan ke notaris. Yayasan ini bergerak di sektor ekonomi mandiri, salah satunya melalui rencana kerja sama produk kopi, cokelat, dan teh bermerek “GERAK”.

Berikut adalah komposisi Pengurus Inti DPD Gerakan Rakyat Kab. Jember yang disepakati:
Pilar Gerakan Dewan Penasihat (Ketua / Wakil) Pengurus Inti (Ketua / Sekretaris / Bendahara)
A. ORMAS GERAK Zulfikar / Yoni M. Fahmi / M. Yasak / (Akan Dilengkapi)
B. PARTAI GERAK
Yoni / Zulfikar Bambang Suprapto / Sudiarto / Yuri Patris
C. YAYASAN GERAK Gatot / Yoni Bambang Suprapto / Sudiarto / Sri Yuni
“Tes Ombak” Sosial dan Penguatan Hukum
Ketua Dewan Penasihat, Yoni Hepnu, SH, mengajak seluruh kader untuk mulai aktif melakukan “tes ombak” di tengah masyarakat. Hal ini dilakukan melalui pemasangan atribut, bendera, serta partisipasi aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Yoni juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas SDM, pembentukan LBH GERAK di bawah naungan PERADI untuk penguatan bidang hukum, serta kewaspadaan terhadap informasi di era digital.
”Di era teknologi AI (Artificial Intelligence) saat ini, hoaks sangat mudah tersebar. Kita harus menganalisis informasi dengan baik dan memastikan sumbernya jelas sebelum membagikannya,” tegas Yoni.
Sosialisasi Rekam Jejak Anies Baswedan dan Transparansi Keuangan
Sekretaris DPD, Sudiarto, memaparkan materi krusial mengenai rekam jejak Anies Baswedan yang akan menjadi modal sosialisasi di tingkat akar rumput. Salah satu program yang disorot adalah keberhasilan program Makan Gratis saat Anies menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Program tersebut dinilai berhasil karena menggunakan sistem pemberdayaan yang melibatkan Komite Sekolah dan orang tua murid, serta didampingi oleh ahli gizi dari Dinas Kesehatan.
Selain itu, Sudiarto juga mendemonstrasikan sistem pembukuan keuangan digital yang transparan. Sistem kas harian ini dilengkapi grafik visual otomatis yang akan ditempel di kantor sekretariat setiap bulan sebagai bentuk akuntabilitas.
Rapat diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab interaktif yang menyepakati aturan rangkap jabatan, di mana pengurus inti (KSB) Partai tidak diperbolehkan merangkap di Ormas, namun diperbolehkan merangkap di Yayasan secara proporsional.
Keseluruhan dinamika rapat diselesaikan dengan prinsip musyawarah mufakat demi satu tujuan: membawa Gerakan Rakyat Jember semakin solid dan berdampak nyata.








