PERISTIWA – JEMBER – 27 Juli 2025. Dalam rangka memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran dan berjalan lancar, Camat Sukorambi turun langsung memantau distribusi bantuan pangan kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, pada Sabtu (27/7/25).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan dan meringankan beban masyarakat, terutama kelompok rentan yang terdampak kondisi sosial ekonomi. Bantuan pangan berupa beras masing masing KPM 20 Kg.
Dalam keterangannya, Camat Sukorambi Asrah Joyo Widono menyampaikan bahwa kehadirannya bertujuan untuk memastikan proses distribusi berjalan dengan tertib, transparan, dan menjangkau masyarakat yang berhak menerima. “Hari ini kami pantau langsung distribusi bantuan pangan dari pemerintah melaui bulog dan hari ini wilayah Kecamatan Sukorambi terjadwal untuk 3 desa dari 5 desa yaitu desa jubung sebanyak 375 KPM , Dukuh mencek 635 KPM dan sukorambi sebanyak 1142 KPM sedangkan untuk desa klungkung dan karangpring baru besok tanggal 31 Juli 2025. Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses pendistribusian bantuan berjalan sesuai data dan kebutuhan di lapangan. Ini juga bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” ungkap Asrah
Ia juga mengapresiasi peran serta perangkat desa, RT/RW, serta relawan yang telah bekerja keras membantu proses distribusi dari awal hingga akhir. Menurutnya, sinergi dan kepedulian semua pihak sangat penting untuk menciptakan pemerataan kesejahteraan.
Kepala Desa Dukuh Mencek Nanda setiawan mengaku senang dan bersyukur atas perhatian pemerintah yang terus hadir melalui bantuan nyata. “Terima kasih pada Pemerintah yang sudah memperhatikan masyarakat kami dengan memberikan bantuan pangan dalam bentuk beras, dan kami juga pantau hari ini harus selesai distribusinya termasuk menyesuaikan dengan data yang sudah tersedia oleh pusat” ungkap wawan
Kegiatan distribusi dihadiri oleh unsur bulog Jember, babinsa, babinkantibmas, satpol pp Kecamatan, tenaga medis dan ambulan Puskesmas Sukorambi , perangkat desa dan mahasiswa KKN. (UA/Red)








