JEMBER, Pelitaonline.co – Dibalik tangisan buruh sekian tahun yang haknya tidak terbayarkan secara utuh, hanya 70 persen dari upah dan Penyertaan Modal untuk PDP Kahyangan Jember tidak masuk dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) di Tahun 2022.
Justru, Bupati Jember Hendy Siswanto, menganggarkan pembelian handphone yang harganya mencapai puluhan juta, lewat Bagian Umum dan rehab Pendopo Wahyawibawagraha yang menelan anggaran APBD hingga 3,7 Miliar.
“Ini sangat di miris sekali,” kata Ketua Forum Komunikasi Pekerja Antar Karyawan (F-KPAK) Dwi Agus Budianto, disela sela aksi di Kantor PDP Kahyangan Jember saat dikonfirmasi Pelitaonline.co, Senin (14/3/2022).
Walaupun, lanjut Dwi Agus sapaan akrabnya, Bupati Jember Hendy Siswanto, menjanjikan akan memberikan penyertaan modal kepada PDP serta membayar hak buruh 100 persen. Saat Audensi, sekitar 2 bulan yang lalu.
“Janjinya itu, di lontarkan Bupati Jember Hendy Siswanto saat Audensi. Memang Sekarang belum genap 3 bulan waktu yang dimintanya,” ujar Dwi Agus.
Total anggaran 50 juta hanya untuk 2 unit handphone merek Iphone 13 MAX PRO dan Renovasi pendopo menghabiskan anggaran 3,7 miliar yang itu dipecah menjadi beberapa paket, juga tersebar di media sosial.
“Saya tahunya dari media sosial, Itu kan melukai hati buruh dan tidak mengedepankan nasib buruh. Sekarang berapa gaji buruh,” Tanya salah satu buruh ketika aksi solidaritas kepada Ketua FK-PAK yang telah menerima SP 2 dari Dirut PDP Kahyangan.
Sementara itu, mengutip dari salah satu Media Online mengenai tanggapan Bupati Jember Hendy Siswanto, tentang tersebarnya anggaran rehab Pendopo yang menyentuh ke angka miliaran rupiah tersebut mengatakan bahwa rumahnya sudah bagus, Jadi Sorry, jangan sampai mengarah pendopo tempat mewah-mewahan.
“Saya penjaga pendopo, bukan pemilik atau penikmat. Rumah saya sudah bagus. Tempat tidur saya lebih bagus daripada pendopo. Sorry ya, jangan sampai mengarah pendopo tempat mewah-mewahan Ji Hendy. Saya hanya pakai satu kamar, anak saya tidak mau tidur di sana. Karena kamar anak saya sudah bagus-bagus. Sudah bosan saya bintang lima,” ucap Hendy. (Awi/Yud)








