Hari 4 Lebaran Wisata Pantai Payangan Jember Mulai Dipadati Pengunjung

Ricky R

May 16, 2021

2
Min Read
Situasi Pengunjung Pantai Payangan yang mulai ramai, Minggu 16 Mei 2021. (foto: Nawawi)

JEMBER, Pelitaonline.co – Meski ada petugas yang berjaga di Pos PAM Hari Raya Idul Fitri 1442 H di pertigaan arah menuju Watu Ulo dan Payangan, namun tidak menciutkan nyali wisatawan untuk pergi ke pantai Payangan.

Terlihat, di pantai yang berada di area bukit Seruni Desa Sumberrejo tersebut di hari ke empat dipadati pengunjung. Bahkan terlihat sebagian dari mereka juga ada yang mandi di pinggiran pantai.

“Saya ke sininya tidak dilarang, cuman dicek saja sama petugas,” kata Putri Agustin salah seorang Pengunjung  Pantai Payangan, Minggu (16/5/2021) di Desa Sumberrejo Ambulu.

Wisatawan asal Kecamatan Panti ini mengaku, baru sekali ini berkunjung ke Pantai Payangan. Menurutnya di pantai Payangan ini perlu ada peralatan keamanan Renang seperti Pelampung dan Ban.

Baca Juga :  Jadwal Siaran Langsung Eredivisie 2025-2026 Pekan Ke-1 Lengkap Live di TV!

“Soalnya banyak anak kecil yang mandi disini sehingga disiapkan pelampung, untuk mencegah supaya tidak terseret ombak kalau mandi,” ujarnya.

Menanggapi hal itu Penjabat (Pj) Kepala Desa Sumberrejo Samsuri, wisata pantai Payangan dibuka. Namun, jumlah pengunjung dibatasi paling banyak 15 persen.

“Makanya kondisional, ini main buka tutup, penutupannya itu di pertigaan,” tanggapnya saat di konfirmasi melalui telepon seluler.

Sementara itu Camat Ambulu Sutarman, menduga para pengunjung tersebut datangnya lebih awal dari petugas, sehingga, mereka bisa lolos dari pemeriksaan petugas.

“Ada yang datang jam emat (setelah Subuh) sehingga kita tidak tahu. Tetapi tetap kita cek, kita kontrol biar pun datang lebih awal, intinya tetap jadi perhatian kita,” terangnya.

Baca Juga :  Achmad Fauzi PJ Kades Pancakarya Bersama Istri Meriahkan JJS Curah Renteng Pancakarya Kec.Ajung

Terkait pengunjung yang mandi di laut,  Sutarman menjelaskan, hal itu sebenarnya tidak diperbolehkan. Namun, sebagian masyarakat tidak mengindahkan pelarangan itu.

“Memang ada masyarakat yang tidak patuh dengan himbauan petugas, bukan berarti Pemerintah memperbolehkan. Kenapa kita tutup, kenapa kita halau seperti ini,” jelasnya.

Sutarman mengaku, bahwa pelarangan mandi di pantai, sebenarnya telah sosialisasikan kepada pengelola wisata baik pantai Payangan maupun Watu Ulo, Malam rabu kemarin. (Awi/Yud)

Bantu Ikuti Saluran : WhatsApp Kami

Dan Bantu Ikuti : Google News Kami

Related Post

 

×