Kandungan Buah Merah:
- Beta-karoten tinggi (baik buat mata dan kulit)
- Vitamin E
- Asam lemak tak jenuh
- Antioksidan tinggi
Bentuk buahnya panjang seperti pepaya, berwarna merah cerah. Biasanya diolah jadi minyak atau dimasak dengan sagu. Di beberapa kampung adat, buah ini dianggap suci dan digunakan saat upacara adat.
3. Buah Salak Papua: Rasa yang Nendang
Berbeda dari salak Jawa atau Bali, buah khas Papua ini punya rasa yang lebih tajam dan tekstur lebih renyah. Bentuk kulitnya cenderung lebih lonjong dan berduri lebih besar.
Banyak ditemukan di wilayah pegunungan tengah, terutama di daerah Nabire dan Wamena. Salak Papua biasanya dijual dalam bentuk segar di pasar-pasar tradisional.
4. Buah Cempedak Papua: Mirip Nangka, Lebih Harum
Sekilas mirip nangka, tapi kalau kamu cium aromanya, langsung tahu bedanya. Buah khas Papua ini punya aroma lebih tajam dan rasa lebih legit.
Biasanya diolah jadi gorengan, kolak, atau dikukus. Teksturnya lembut dan agak berserat. Banyak tumbuh di kawasan pedalaman Papua bagian selatan.
5. Buah Gandaria Papua: Asam Segar yang Bikin Nagih
Gandaria memang ada juga di daerah lain, tapi Papua punya varietas unik dengan rasa yang lebih intens. Buah khas Papua ini cocok banget buat kamu yang suka asam-asam segar.
Biasanya dijadikan rujak, sambal, atau dimakan langsung. Kandungan vitamin C-nya cukup tinggi, cocok buat jaga daya tahan tubuh.
6. Buah Kelubi Hutan: Kecil-kecil, Pedas-Asam
Ini dia buah khas Papua yang unik banget. Bentuknya kecil seperti anggur, tapi rasanya pedas dan asam. Biasanya tumbuh liar di hutan dan dipetik langsung oleh warga lokal.








