ENSIKLOPEDIA – JAKARTA, 4 Juni 2025. Kalau kamu mengira hanya Raja Ampat dan Danau Sentani yang jadi daya tarik Papua, tunggu sampai kenalan sama buah khas Papua. Buah-buahan dari tanah timur Indonesia ini bukan cuma eksotis, tapi juga menyimpan gizi tinggi dan nilai budaya yang kuat.
Beberapa bahkan nggak ditemukan di daerah lain. Ada yang bentuknya aneh, rasanya nyeleneh, sampai punya khasiat luar biasa buat kesehatan. Penasaran? Yuk, kita bahas satu per satu!
Kenapa Buah Khas Papua Itu Istimewa?
Papua punya hutan hujan tropis yang masih alami. Lingkungan ini bikin tanaman liar tumbuh bebas dan punya karakteristik unik. Buah khas Papua juga tumbuh secara organik tanpa bahan kimia tambahan.
Selain itu, banyak di antaranya sudah dikonsumsi turun-temurun oleh masyarakat adat. Jadi, nilai tradisinya juga nggak kalah penting. Dalam riset dari LIPI dan Balitbangtan, beberapa buah lokal Papua juga mengandung antioksidan tinggi, vitamin A, dan zat besi.
1. Buah Matoa: Si Primadona dari Timur
Siapa yang belum dengar matoa? Buah satu ini cukup populer dan sering disebut sebagai buah khas Papua paling terkenal.
Ciri-ciri Buah Matoa:
- Berbentuk bulat agak lonjong, mirip lengkeng
- Kulitnya keras berwarna cokelat tua
- Daging buah kenyal, rasanya manis mirip rambutan dan durian
Matoa biasanya berbuah setahun sekali. Musim panennya sekitar Oktober hingga Desember. Rasanya yang manis dan aroma kuat bikin banyak orang ketagihan.
2. Buah Merah: Superfood Asli Papua
Kalau bicara soal gizi, buah khas Papua yang satu ini jagonya. Buah merah (Pandanus conoideus) bukan cuma bahan makanan, tapi juga sering digunakan dalam pengobatan tradisional.








