Rancu Adalah Kesalahan Berpikir yang Sering Terjadi dalam Informasi Publik

Ricky R

December 27, 2025

4
Min Read
pengertian rancu adalah

Memahami Bahwa Arti Rancu Adalah Kekacauan Logika

Jika kita bedah lebih dalam, definisi rancu adalah adanya kontaminasi antara dua gagasan yang sebenarnya berbeda namun dipaksakan menyatu. Dalam ilmu linguistik, kontaminasi ini sering terjadi pada pemilihan kata sambung yang tidak tepat. Misalnya, penggunaan kata “meskipun” yang diikuti dengan “namun” dalam satu kalimat majemuk. Kesalahan kecil seperti ini merusak alur berpikir pembaca secara sistematis.

Sejalan dengan hal itu, kondisi rancu merupakan cerminan dari kurangnya riset sebelum sebuah tulisan dipublikasikan. Penulis yang tidak menguasai masalah cenderung menggunakan kata-kata yang mengambang untuk menutupi ketidaktahuannya. Akibatnya, diksi yang muncul sering kali bertolak belakang dengan konteks pembicaraan yang sedang berlangsung. Hal ini tentu sangat merugikan bagi masyarakat yang membutuhkan panduan informasi yang akurat dan tajam.

Baca Juga :  Antisipasi Degradasi Moral, UIJ Tanamkan Nilai Ke-NUan dan Akhlak Pada Peserta PKKMB

Kenyataan bahwa pesan yang rancu adalah hal lumrah di internet menunjukkan penurunan standar kualitas konten. Kita sering melihat judul berita yang bombastis namun isi paragrafnya tidak relevan dengan judul tersebut. Praktik clickbait ini secara teknis merupakan bentuk kerancuan informasi yang disengaja demi keuntungan trafik semata.

Cara Mengidentifikasi Informasi yang Rancu dalam Tulisan

Lalu, bagaimana kita mengenali sebuah tulisan yang tidak beres secara logika? Langkah pertama untuk mengetahui bahwa sebuah teks rancu yaitu dengan melihat konsistensi subjek dan predikatnya. Jika sebuah paragraf dimulai dengan topik ekonomi namun berakhir dengan pembahasan politik tanpa jembatan yang jelas, itu adalah tanda bahaya.

Baca Juga :  Titiek Puspa: Kabar Meninggal Hoax Kembali Beredar, Ini Fakta Terbarunya!

Ciri lain dari narasi yang rancu adalah penggunaan istilah teknis yang salah tempat. Penulis sering kali ingin terlihat pintar dengan menggunakan jargon-jargon rumit yang sebenarnya tidak mereka pahami. Hal ini justru menciptakan lubang logika yang besar dalam narasi mereka.

  • Periksa apakah kesimpulan tulisan sesuai dengan fakta yang disajikan di awal.
  • Lihat apakah ada pertentangan antara satu kalimat dengan kalimat berikutnya.
  • Waspadai kalimat yang terlalu panjang tanpa tanda baca yang memadai.
Bantu Ikuti Saluran : WhatsApp Kami

Dan Bantu Ikuti : Google News Kami

Related Post

 

×