Penggunaan Istilah Overlap dalam Olahraga dan Teknik
Dunia olahraga, terutama sepak bola, juga sangat akrab dengan istilah ini. Dalam taktik sepak bola, overlap adalah gerakan pemain bertahan yang berlari melewati pemain sayap untuk membantu serangan. Gerakan ini bertujuan untuk mengecoh lawan dan menciptakan keunggulan jumlah pemain di area pertahanan musuh.
Para pelatih top dunia sering menekankan pentingnya koordinasi saat melakukan gerakan ini. Jika timing yang digunakan tidak tepat, pertahanan tim justru akan menjadi rapuh dan mudah diserang balik. Oleh karena itu, pemain harus benar-benar paham kapan saatnya melakukan tumpukan posisi untuk menyerang dan kapan harus kembali bertahan.
Di sisi lain, dalam bidang teknik dan desain, overlap artinya toleransi ruang antar komponen. Arsitek sering menggunakan prinsip ini untuk memastikan sambungan material bangunan tetap kuat dan kedap air. Tanpa adanya tumpukan material yang presisi, struktur bangunan bisa menjadi tidak stabil dan membahayakan penghuninya.
Mengapa Fenomena Overlap Sering Terjadi di Organisasi?
Banyak orang bertanya-tanya mengapa tumpang tindih tetap terjadi meski perencanaan sudah dilakukan secara matang. Dalam konteks sosiologi organisasi, overlap menjadi sinyal adanya komunikasi yang belum tuntas antar departemen. Seringkali satu divisi tidak mengetahui apa yang sedang dikerjakan oleh divisi lain di kantor tersebut.
Data terbaru menunjukkan bahwa perusahaan dengan struktur birokrasi yang gemuk cenderung lebih sering mengalami masalah ini. Hal ini disebabkan oleh jalur koordinasi yang terlalu panjang dan berbelit-belit. Akibatnya, instruksi yang turun dari atasan bisa diterima secara berbeda oleh beberapa bawahan sekaligus.
Cara terbaik untuk mengatasi hal ini adalah dengan melakukan pemetaan ulang peran secara berkala. Pastikan setiap anggota tim memahami batas-batas wilayah kerja mereka masing-masing. Jika Anda merasa overlap artinya beban kerja menjadi ganda, segera komunikasikan hal tersebut kepada atasan agar ada solusi yang adil.








