ENSIKLOPEDIA – JAKARTA, 21 Agustus 2025. Marching band, pertunjukan musik yang memadukan harmoni suara dan gerakan koreografi, telah menjadi bagian dari budaya global. Sejarah marching band mencakup perjalanan panjang dari tradisi militer hingga hiburan modern yang memukau. Artikel ini mengajak kamu menyelami asal-usul, perkembangan, dan pengaruh marching band di berbagai belahan dunia. Yuk, simak bagaimana seni ini berevolusi!
Awal Mula Sejarah Marching Band
Sejarah marching band bermula dari tradisi militer di Eropa pada abad pertengahan. Pasukan militer menggunakan musik untuk mengatur langkah prajurit saat berbaris. Alat musik seperti drum, terompet, dan seruling menjadi alat komunikasi di medan perang. Menurut sumber dari The History of Marching Band (2023), kelompok musisi militer ini dikenal sebagai “corps of drums”. Mereka tak hanya menjaga ritme, tapi juga meningkatkan semangat pasukan.
Pada abad ke-17, tradisi ini menyebar ke berbagai negara. Di Inggris, misalnya, “military bands” mulai tampil dengan formasi yang lebih terorganisir. Instrumen kuningan seperti trombon dan kornet mulai populer, menciptakan suara yang lebih kaya. Sejarah marching band pada masa ini masih kaku, fokus pada fungsi seremonial dan militer.
Perkembangan di Amerika Serikat
Memasuki abad ke-19, sejarah marching band mengalami lompatan besar di Amerika Serikat. Marching band mulai lepas dari konteks militer dan masuk ke ranah hiburan. Universitas dan sekolah menjadi pusat perkembangan baru. Menurut Drum Corps International (DCI, 2024), marching band di Amerika mulai menggabungkan elemen teater dan koreografi pada awal abad ke-20. Universitas seperti Purdue dan Notre Dame menjadi pelopor dengan formasi kompleks.








