Kirimkan 53 Kafilah, Kabupaten Jember Bidik Posisi 3 Besar di MTQ 2025

Ambang HL

September 11, 2025

2
Min Read
Proses registrasi peserta MTQ 2025 di Gor PKPSO Jember (Foto: Istimewa)
Proses registrasi peserta MTQ 2025 di Gor PKPSO Jember (Foto: Istimewa)

JEMBER – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Jawa Timur tahun 2025 dipandang bukan sekadar ajang perlombaan antar-daerah, melainkan momentum penting bagi Kabupaten Jember untuk meneguhkan komitmen dalam membina generasi Qur’ani.

Sebanyak 53 kafilah terbaik resmi dikirimkan sebagai perwakilan Jember. Hampir seluruh cabang lomba akan diikuti, kecuali dua kategori, yakni kaligrafi digital serta tilawah cacat netra putri. Meskipun demikian, keterlibatan Jember tetap menunjukkan keseriusan dalam mengembangkan potensi qori dan qoriah di tingkat daerah.

Kabag Kesra Pemkab Jember, Nurul Hafid Yasin, menegaskan bahwa peserta tahun ini telah melalui proses pembinaan yang panjang. Menurutnya, kualitas kafilah jauh lebih matang dibandingkan dengan perhelatan sebelumnya.

Baca Juga :  Orang Tua Tak Usah Panik! Manfaatkan Dana KTA untuk Daftar Ulang SNBP Anak

“Bukan hanya fokus pada lomba, MTQ ini juga menjadi ajang pembuktian hasil pembinaan yang dilakukan di berbagai pesantren, TPQ, dan lembaga pendidikan agama di Jember. Kami ingin masyarakat melihat bahwa generasi Qur’ani terus lahir dan berkembang di daerah ini,” ujar Nurul Hafid.

Masyarakat Jember sendiri menyambut baik keikutsertaan kafilah di ajang tingkat provinsi tersebut. Bagi mereka, MTQ adalah wujud nyata dari tradisi religius yang telah lama tumbuh subur di daerah Tapal Kuda ini. Lantunan ayat suci yang diperlombakan bukan hanya dinilai dari segi teknis, tetapi juga menjadi syiar Islam yang memperkuat spiritualitas dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  "Polres Jember Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Dapur SPPG Mayang Resmi Beroperasi"

Nurul Hafid juga menambahkan, target tiga besar yang dipasang tahun ini memang penting. Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan tidak semata-mata diukur dari posisi akhir. “Kalau di Pasuruan kita bisa menempati peringkat enam, tahun ini kami optimis lebih baik. Tapi yang paling penting adalah bagaimana MTQ mampu memperkuat karakter religius masyarakat Jember,” jelasnya, Kamis (11/09/2025).

Tradisi pendidikan Al-Qur’an di Jember diyakini menjadi modal utama dalam melahirkan qori dan qoriah berprestasi. Dengan dukungan para ustaz, santri, dan pembina, kafilah Jember diharapkan mampu tampil percaya diri di hadapan dewan hakim maupun masyarakat Jawa Timur.

“MTQ ini bukan hanya lomba. Ini adalah ruang untuk menunjukkan kerja keras para pembina agama, guru, dan masyarakat yang telah berjuang menanamkan kecintaan kepada Al-Qur’an sejak dini. Harapan kami, generasi muda Jember semakin dekat dengan kitab suci dan menjadikannya pedoman hidup,” ungkap Nurul Hafid.

Baca Juga :  Bukan Cuma Layar Ganda, Ini Dia Spesifıkasi Unggulan Lain dari ASUS Zenbook DUO (2024) UX8406

Dengan dukungan doa dan semangat masyarakat, Pemkab Jember optimistis langkah kafilah kali ini bisa lebih gemilang. Namun di balik target prestasi, MTQ 2025 juga meninggalkan pesan yang lebih besar: menjadikan Jember sebagai daerah yang terus melahirkan generasi Qur’ani, sekaligus menjaga warisan spiritual di tengah perkembangan zaman.

Bantu Ikuti Saluran : WhatsApp Kami

Dan Bantu Ikuti : Google News Kami

Related Post

 

×