High Season Adalah Waktu Tersibuk dalam Industri Pariwisata, Simak Penjelasannya

Ricky R

December 20, 2025

5
Min Read
pengertian high season adalah

Pengelolaan Dampak Lonjakan Pengunjung

Lonjakan turis saat high season menjadi pedang bermata dua. Di satu sisi, ada keuntungan ekonomi yang besar. Namun, di sisi lain, muncul berbagai dampak negatif, seperti kerusakan lingkungan, kepadatan lalu lintas, dan tekanan pada sumber daya lokal.

Maka dari itu, semakin banyak destinasi menerapkan strategi pengelolaan keramaian. Strategi ini dikenal sebagai tourism management. Tujuannya adalah menjaga keseimbangan ideal. Keseimbangan ini antara manfaat ekonomi dan perlindungan lingkungan. Beberapa upaya yang dilakukan meliputi:

  • Pembatasan Kuota: Beberapa taman nasional atau situs warisan budaya secara ketat membatasi jumlah pengunjung harian.
  • Kenaikan Pajak Turis: Pengenaan biaya tambahan saat high season bertujuan mengontrol arus masuk. Pendapatan dari pajak ini digunakan untuk pemeliharaan infrastruktur.
  • Promosi Shoulder Season: Pemerintah daerah aktif berupaya mendorong kunjungan di musim transisi. Upaya ini dilakukan untuk mendistribusikan keramaian secara lebih merata.
Baca Juga :  Zonk Adalah Istilah yang Viral, Begini Asal-Usul dan Maknanya di Media Sosial

Secara keseluruhan, high season adalah periode yang sangat krusial. Periode ini membentuk wajah industri pariwisata global. Masa ini dilihat sebagai peluang ekonomi yang besar, sekaligus tantangan pengelolaan. Pemahaman mendalam tentang siklus ini membantu semua pihak. Hal ini memungkinkan mereka menikmati manfaatnya secara optimal. Tentu saja, tanpa perlu mengorbankan kualitas dan kelestarian lingkungan.

123
Bantu Ikuti Saluran : WhatsApp Kami

Dan Bantu Ikuti : Google News Kami

Related Post

 

×