ENSIKLOPEDIA – Jakarta, 18 November 2025. Dunia pendidikan terus berubah. Salah satu konsep penting yang wajib dipahami guru dan orang tua adalah formatif adalah apa, dan kenapa sangat esensial. Penilaian bukanlah sekadar pemberian nilai akhir. Justru, proses evaluasi harus mendukung perkembangan siswa secara berkelanjutan.
Formatif Adalah Evaluasi Proses Belajar
Sering kali kita menganggap penilaian hanya soal ujian di akhir semester. Namun, pemahaman tentang formatif jauh lebih mendalam. Penilaian formatif, atau yang sering disebut assessment for learning, adalah kegiatan evaluasi yang terjadi sepanjang proses pembelajaran. Tujuannya sangat spesifik. Ini bukan untuk menentukan kelulusan. Sebaliknya, formatif adalah cara untuk memantau kemajuan peserta didik. Hasilnya menjadi umpan balik atau feedback yang cepat bagi siswa maupun guru.
Kenapa Formatif Penting?
Umpan balik yang diberikan segera memungkinkan siswa mengidentifikasi kelemahan mereka. Mereka jadi tahu apa yang harus diperbaiki. Data ini membantu guru menyempurnakan strategi pengajaran agar lebih efektif. Dengan kata lain, penilaian formatif menjadi alat diagnosis yang proaktif. Data terkini menunjukkan bahwa penerapan asesmen formatif yang optimal mampu meningkatkan self-regulation siswa. Artinya, siswa jadi lebih mandiri dalam mengatur proses belajarnya.
Formatif adalah proses yang berkelanjutan. Penerapan yang konsisten terbukti membantu menutup kesenjangan antara capaian saat ini dengan tujuan belajar yang diharapkan. Jadi, jangan salah kaprah. Penilaian formatif tentang perbaikan, bukan penghakiman.








