Apa Saja Produk Israel yang Beredar di Indonesia? Cek Daftar Terbaru 2025!

Ricky R

June 21, 2025

5
Min Read
Apa Saja Produk Israel, boikot Israel, BDS Movement, produk pro-Israel, kosmetik Israel, teknologi Israel, produk lokal, impor Israel, solidaritas Palestina

ENSIKLOPEDIAJAKARTA, 21 Juni 2025. Konflik Israel-Palestina terus jadi sorotan dunia, termasuk di Indonesia. Banyak warga Tanah Air menunjukkan solidaritas dengan Palestina melalui boikot produk yang dianggap berafiliasi dengan Israel. Tapi, apa saja produk Israel yang sebenarnya beredar di sini? Artikel ini bakal mengupas daftar produk tersebut berdasarkan data terbaru dan tren di 2025.

Mengapa Produk Israel Diboikot?

Gerakan boikot produk Israel bukan hal baru. Di Indonesia, seruan ini makin kencang sejak 2023, terutama setelah fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 83/2023. Fatwa ini mengharamkan dukungan terhadap Israel, termasuk membeli produk yang terafiliasi dengan negara tersebut.

Gerakan global BDS (Boycott, Divestment, Sanctions) juga mendorong aksi ini untuk menekan Israel secara ekonomi. Nah, apa saja produk Israel yang jadi sasaran boikot? Sebelum ke daftar, kita pahami dulu kategorinya.

Baca Juga :  250 Advokat Peradi Jember Jalani Vaksinasi Dosis Dua

Produk yang diboikot biasanya meliputi barang asal Israel langsung atau merek internasional yang diduga mendukung Israel. Namun, MUI menegaskan bahwa daftar produk di media sosial sering kali belum terverifikasi. Jadi, kita perlu cek sumber kredibel seperti BDS Movement atau data perdagangan resmi.

Kategori Apa Saja Produk Israel yang Impor ke Indonesia

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) hingga Juli 2024, Indonesia masih mengimpor produk dari Israel senilai US$30,99 juta. Apa saja produk Israel yang masuk? Mayoritas bukan barang konsumsi sehari-hari, melainkan komoditas industri. Berikut rinciannya:

  • Mesin dan Peralatan Mekanis (HS 84): Nilai impornya mencapai US$24,52 juta di Januari-April 2024. Barang ini biasa dipakai di sektor industri.
  • Perkakas Logam (HS 82): Termasuk alat-alat teknik yang diimpor untuk kebutuhan manufaktur.
  • Peralatan Elektrik (HS 85): Seperti komponen listrik untuk mesin industri.
  • Lemak dan Minyak Nabati (HS 15): Digunakan dalam industri makanan atau kosmetik.
Baca Juga :  Arti Memakai Cincin di Jari Tengah: Simbol, Gaya, atau Lebih Dalam?

Meski nilai impor ini kecil dibandingkan total impor Indonesia, keberadaannya tetap memicu diskusi. Tapi, bagaimana dengan produk konsumsi yang lebih dekat dengan kita?

Bantu Ikuti Saluran : WhatsApp Kami

Dan Bantu Ikuti : Google News Kami

Related Post

 

×