Apa Itu Formatif? Kenali Makna dan Perbedaannya dengan Sumatif

Ricky R

August 7, 2026

6
Min Read
Memahami Definisi dan Konsep Dasar Apa Itu Formatif

ENSIKLOPEDIA – Jakarta, 7 Agustus 2026. Dunia pendidikan Indonesia terus berkembang pesat seiring penerapan Kurikulum Merdeka. Banyak guru dan siswa kini memikirkan apa itu formatif dalam pembelajaran. Istilah ini makin sering muncul dalam evaluasi harian sekolah. Memahami istilah evaluasi sangat penting bagi pendidik maupun orang tua. Banyak orang bertanya pengertian formatif ketika melihat skema penilaian terbaru. Penilaian ini berfokus pada proses belajar, bukan hasil akhir angka semata.

Secara umum, evaluasi jenis ini membantu guru memantau perkembangan belajar peserta didik secara berkala. Guru dapat langsung memperbaiki cara mengajar sebelum ujian akhir tiba. Mari kita bahas secara mendalam mengenai definisi formatif dan kegunaannya.

Baca Juga :  Sinonim Spesifikasi untuk Penulisan Formal dan Informal

Memahami Definisi dan Konsep Dasar Apa Itu Formatif

Dalam dunia akademik, evaluasi pembelajaran memiliki peran sangat krusial untuk mengukur keberhasilan mengajar. Anda mungkin masih ragu dalam mengartikan formatif secara utuh dan jelas. Istilah ini merujuk pada penilaian yang berlangsung saat proses pembelajaran sedang berjalan.

Berdasarkan data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, pendekatan asesmen berkelanjutan terbukti meningkatkan pemahaman siswa. Asesmen ini tidak bertujuan memberi nilai rapor akhir. Sebaliknya, proses ini memberi umpan balik cepat bagi siswa dan guru.

Saat Anda mencari tahu apa itu formatif, Anda akan menemukan bahwa metode ini sangat fleksibel. Guru dapat menggunakan kuis singkat, diskusi kelompok, atau tanya jawab lisan. Tujuannya adalah mendeteksi kesulitan belajar siswa sedini mungkin.

Baca Juga :  Apa Arti Vibrasi? Ini Pengertian, Penyebab, dan Contohnya

Ciri-Ciri Utama Untuk Memahami Arti Formatif

Agar makin jelas tentang makna formatif, kita perlu mengenali karakteristik utamanya. Penilaian ini memiliki fokus unik yang membedakannya dari evaluasi tradisional. Berikut adalah ciri-ciri utama yang wajib Anda ketahui:

  • Berlangsung secara terus-menerus selama proses kegiatan belajar mengajar.
  • Bertujuan memberikan umpan balik langsung kepada siswa dan pendidik.
  • Menggunakan hasil evaluasi untuk memperbaiki strategi pembelajaran harian.
  • Mengurangi beban mental siswa karena tidak mematok angka kelulusan.

Oleh karena itu, efektivitas metode ini sangat bergantung pada interaksi aktif dalam kelas. Ketika guru memahami apa itu formatif, kelas menjadi lebih interaktif dan ramah anak. Siswa tidak lagi merasa takut membuat kesalahan saat belajar.

Baca Juga :  Hak sebagai Pelajar: Menjelajahi Dunia Pendidikan dengan Kekuatan Penuh
Bantu Ikuti Saluran : WhatsApp Kami

Dan Bantu Ikuti : Google News Kami

Related Post

 

×