ENSIKLOPEDIA – JAKARTA, 10 Juli 2025. Pernahkah kamu mendengar istilah apa itu besaran pokok dan besaran turunan? Kalau kamu pelajar atau sering berkutat dengan fisika, pasti istilah ini tidak asing. Tapi, apa sih sebenarnya kedua istilah ini? Mengapa penting dipahami?
Apa Itu Besaran Pokok?
Besaran pokok adalah dasar dari semua pengukuran dalam ilmu fisika. Menurut Sistem Internasional (SI), ada tujuh besaran pokok yang jadi fondasi pengukuran. Besaran ini berdiri sendiri, artinya tidak diturunkan dari besaran lain. Contohnya? Panjang, massa, waktu, arus listrik, suhu, intensitas cahaya, dan jumlah zat.
- Panjang (meter): Mengukur jarak, seperti panjang meja atau jalan.
- Massa (kilogram): Menentukan berat benda, misalnya berat badanmu.
- Waktu (detik): Mengukur durasi, seperti waktu lari 100 meter.
- Arus listrik (ampere): Mengukur aliran listrik dalam kabel.
- Suhu (kelvin): Menunjukkan panas atau dinginnya sesuatu.
- Intensitas cahaya (candela): Mengukur kecerahan cahaya.
- Jumlah zat (mol): Menghitung jumlah partikel dalam suatu zat.
Berdasarkan data dari Badan Internasional untuk Timbangan dan Ukuran (BIPM) per 2025, definisi besaran pokok semakin akurat berkat teknologi pengukuran modern, seperti penggunaan konstanta fisika universal untuk mendefinisikan kilogram.
Mengapa Besaran Pokok Penting?
Besaran pokok adalah “bata dasar” dalam sains. Tanpa mereka, kita sulit mengukur dunia secara konsisten. Bayangkan kalau tidak ada satuan meter atau detik! Ilmuwan di seluruh dunia sepakat menggunakan besaran pokok untuk memastikan hasil pengukuran seragam. Misalnya, saat NASA mengukur jarak ke Mars, mereka pakai meter, bukan satuan lokal yang membingungkan.
Selain itu, besaran pokok jadi acuan untuk membentuk besaran turunan. Nah, apa itu besaran turunan? Kita bahas berikutnya!
Apa Itu Besaran Turunan?
Kalau besaran pokok adalah fondasi, maka besaran turunan adalah bangunan di atasnya. Apa itu besaran pokok dan besaran turunan sering jadi pertanyaan karena keduanya saling terkait. Besaran turunan dibentuk dari kombinasi besaran pokok melalui operasi matematis, seperti perkalian atau pembagian. Contohnya adalah luas, kecepatan, percepatan, dan gaya.








